Roblox Terapkan Verifikasi Wajah untuk Batasi Obrolan Sesuai Usia Pengguna
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
21 Nov 2025
87 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Roblox menerapkan verifikasi usia untuk meningkatkan keselamatan pengguna dalam fitur obrolan.
Proses verifikasi usia berbasis wajah akan melibatkan izin orang tua untuk pengguna di bawah 13 tahun.
Pengguna hanya dapat berinteraksi dengan kelompok usia yang sama untuk mencegah interaksi yang tidak sesuai.
Roblox, platform game online populer, segera mewajibkan verifikasi usia berbasis wajah untuk pengguna yang ingin mengakses fitur obrolan. Kebijakan ini diberlakukan mulai tahun depan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan sesuai usia bagi seluruh pengguna. Teknologi Facial Age Estimation akan membantu mengelompokkan pengguna berdasarkan usia sehingga interaksi antar pengguna dapat lebih terkontrol dan sesuai.
Proses verifikasi dilakukan langsung di dalam aplikasi dengan pengguna harus memosisikan wajahnya untuk mengestimasi usia secara akurat. Khusus di Indonesia dan bagi yang berusia di bawah 13 tahun, verifikasi memerlukan izin dari orang tua yang dikonfirmasi melalui email dan menu kontrol orang tua di aplikasi Roblox. Hal ini menunjukkan Roblox serius memastikan keamanan anak-anak di platformnya.
Pengguna akan dikelompokkan ke dalam kategori umur seperti di bawah 9 tahun, 9-12, 13-15 tahun, hingga 21 tahun ke atas. Hanya pengguna dalam kategori yang sama atau serupa yang diizinkan berinteraksi melalui obrolan dalam permainan. Misalnya, pengguna 12 tahun dapat mengobrol dengan pengguna hingga 15 tahun, sedangkan pemain di atas 16 tahun terbatas berinteraksi dengan yang segolongan umur atau lebih tua.
Fitur obrolan bagi anak di bawah 9 tahun secara otomatis nonaktif dan hanya dapat diaktifkan dengan persetujuan orang tua setelah verifikasi usia berhasil. Selain itu, fitur obrolan di luar permainan juga dibatasi bagi pengguna di bawah 13 tahun, menambah lapisan keamanan lain di luar sistem game itu sendiri. Pengaturan tambahan juga memungkinkan orang tua mengakses dan mengubah informasi usia.
Saat ini proses verifikasi usia masih bersifat sukarela, dan mulai awal Desember akan diterapkan di beberapa negara seperti Australia, Belanda, dan Selandia Baru. Pada Januari tahun berikutnya, kebijakan ini akan diterapkan secara global. Kebijakan ini merupakan langkah maju Roblox dalam mengoptimalisasi keamanan dan pengalaman pengguna agar sesuai dengan peraturan dan kebutuhan perlindungan anak di era digital.
Analisis Ahli
Dr. Andika Pratama, Ahli Keamanan Siber
Verifikasi usia berbasis wajah adalah metode yang inovatif dan efektif untuk menjaga keamanan anak-anak di dunia digital, namun perusahaan harus memastikan data biometrik pengguna aman dan tidak disalahgunakan.Prof. Sari Melati, Psikolog Anak dan Remaja
Pembatasan interaksi berdasarkan kelompok usia bisa membantu mencegah pengaruh negatif dan menyediakan lingkungan sosial yang lebih sehat bagi anak-anak, tetapi juga harus diimbangi dengan edukasi digital untuk anak dan orang tua.
