Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Meta Luncurkan Facebook Content Protection untuk Lindungi Reels Kreator

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (4mo ago) cyber-security (4mo ago)
20 Nov 2025
247 dibaca
2 menit
Meta Luncurkan Facebook Content Protection untuk Lindungi Reels Kreator

Rangkuman 15 Detik

Meta memperkenalkan fitur baru untuk melindungi konten orisinal dari kreator.
Kreator dapat menerima notifikasi jika konten mereka digunakan tanpa izin.
Fitur ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan kreator tanpa tersaingi oleh konten tiruan.
Meta meluncurkan fitur baru bernama Facebook Content Protection yang dirancang khusus untuk membantu para kreator di Facebook dan Instagram melindungi reels orisinal mereka dari penggunaan ulang tanpa izin. Fitur ini memberikan pemberitahuan kepada kreator jika konten mereka digunakan oleh akun lain. Dengan fitur ini, kreator dapat langsung mengambil tindakan seperti memblokir reels tersebut supaya tidak terlihat di platform, atau memilih untuk melacak performa konten serta menambahkan tautan atribusi, sehingga tetap mendapat penghargaan walaupun konten digunakan ulang. Facebook Content Protection otomatis aktif bagi kreator yang sudah tergabung dalam program Facebook Content Monetization dan memenuhi standar orisinalitas yang telah ditetapkan oleh Meta. Pengguna Rights Manager juga dapat mulai menggunakan fitur ini untuk perlindungan konten mereka. Teknologi yang dipakai sama dengan Rights Manager, yaitu pencocokan konten secara otomatis dengan menampilkan tingkat kecocokan, jumlah penayangan, pengikut akun pelanggar, dan status monetisasi. Kreator juga dapat memilih akun tertentu yang diizinkan menggunakan konten melalui fitur allow list. Saat ini fitur ini hanya bisa diakses melalui perangkat mobile, namun Meta sedang menguji versi desktop agar pengguna dapat lebih mudah memantau dan mengelola perlindungan konten mereka di masa depan.

Analisis Ahli

Susan Wojcicki (mantan CEO YouTube)
Fitur perlindungan konten sangat penting untuk menjaga hak cipta kreator agar mereka tetap mendapatkan penghargaan atas karya orisinalnya. Namun, efektivitas pengawasan dan respons terhadap pelanggaran menjadi kunci keberhasilan alat seperti ini.