Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penundaan Regulasi Emisi IMO Hambat Transisi Hijau Industri Pelayaran

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
20 Nov 2025
1026 dibaca
2 menit
Penundaan Regulasi Emisi IMO Hambat Transisi Hijau Industri Pelayaran

TLDR

Penundaan regulasi emisi oleh IMO menjadi kemunduran bagi upaya global mengurangi pemanasan global.
Industri pelayaran menghadapi ketidakpastian lebih besar jika regulasi regional yang berbeda diterapkan.
Permintaan untuk teknologi hijau dan inovasi tetap kuat di kalangan perusahaan yang berinvestasi dalam solusi berkelanjutan.
Awal Oktober lalu, negosiasi penting di International Maritime Organisation (IMO) tentang pengurangan emisi kapal menghadapi kegagalan akibat tekanan dari delegasi Amerika Serikat dan beberapa negara lain seperti China dan Yunani. Regulasi yang dirancang untuk menurunkan emisi gas rumah kaca besar dari sektor pelayaran akhirnya belum disetujui, menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan lingkungan dan industri pelayaran global.IMO sebelumnya telah menyepakati target penurunan emisi sebesar 8-21% pada tahun 2030 dan 30-63% pada tahun 2035. Rencana ini juga mencakup pemberlakuan harga karbon untuk sektor pelayaran, dengan pendapatan yang dihasilkan akan digunakan untuk membantu negara-negara miskin mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Langkah ini dianggap ambisius dan akan membuat pelayaran menjadi sektor pertama dengan target iklim internasional yang mengikat.Namun, tekanan politik, terutama dari Amerika Serikat, membuat beberapa negara yang awalnya mendukung berubah sikap sehingga proposal tersebut gagal disahkan. Hal ini berdampak pada ketidakpastian besar dalam industri pelayaran, di mana regulasi seragam global sangat dibutuhkan untuk mempercepat peralihan ke teknologi hijau dan menghindari kekacauan akibat regulasi berbeda di berbagai negara.Di sisi lain, beberapa negara seperti Norwegia dan anggota Uni Eropa tetap melanjutkan regulasi ketat untuk menekan emisi dan mendorong inovasi teknologi ramah lingkungan dalam pelayaran. Perusahaan teknologi hijau seperti Echandia di Swedia juga melaporkan permintaan yang terus meningkat, khususnya untuk solusi elektrifikasi kapal dan peralatan pelayaran yang lebih efisien dan aman.Kegagalan ini menunjukkan bahwa tantangan politik bisa menghambat tindakan global terhadap perubahan iklim, khususnya dalam sektor penting seperti pelayaran. Menjelang konferensi IMO berikutnya pada 2026, semua pihak diharapkan dapat melepas kepentingan sempit dan bekerja sama agar pengurangan emisi benar-benar dapat tercapai demi masa depan planet yang lebih hijau.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.