Masalah Sistem Tier Loot Destiny 2 yang Mirip Gagalnya Crafting Lama
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
19 Nov 2025
125 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Sistem loot baru di Destiny 2 mengalami masalah yang mirip dengan sistem crafting.
Tiers 1-3 menjadi tidak ada artinya dengan peningkatan level kekuatan.
Penulis berpendapat bahwa Bungie perlu mengurangi jumlah tier dan meningkatkan keunikan loot yang didapat.
Dalam Destiny 2, sistem crafting yang dulu kontroversial kini telah digantikan oleh sistem Tier baru yang mengelompokkan senjata dari Tier 1 hingga Tier 5. Awalnya crafting dianggap merusak tantangan karena memungkinkan pemain membuat senjata persis sesuai keinginan dengan mudah, menghilangkan sensasi bertualang dan berburu loot secara liar.
Kini, sistem baru juga menghadapi masalah berbeda namun serupa. Tier 1 dan Tier 2 nyaris tidak berguna karena power floor dinaikkan ke 300, dan saat pemain mencapai level 450, semua senjata yang jatuh adalah Tier 3 sampai 5. Hal ini membuat rasa pencapaian mengejar senjata langka dan kuat jadi berkurang drastis.
Tier 5 adalah senjata paling keren dan kuat, dengan tiga kolom perk lengkap dan mod yang ditingkatkan. Namun karena mudah didapat dari setiap drop pada level tinggi, semua senjata Tier 5 terasa biasa saja dan tidak istimewa lagi. Ini mengulangi masalah crafting dulu, dimana senjata sempurna bisa dengan cepat dibuat atau didapat.
Penulis mengusulkan sistem loot yang sederhana dengan 3-4 Tier saja dan menjadikan Tier tertinggi langka dan spesial, bukan sesuatu yang bisa didapat dalam jumlah banyak dan mudah setiap kali bermain. Hal ini akan mengembalikan rasa kebanggaan dan sensasi berburu senjata langka yang dirindukan banyak pemain.
Situasi yang sekarang membuat pemain kehilangan motivasi untuk bertualang dan mengejar loot unik. Bungie harus hati-hati merancang ulang sistem loot sehingga tetap memberikan tantangan dan kesenangan, bukan sekadar menjatuhkan senjata Tier tinggi setiap saat yang membuat permainan terasa monoton.


