Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga HP China Diprediksi Naik Signifikan karena Lonjakan Biaya Chip Memori

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (4mo ago) gadgets-and-wearable (4mo ago)
19 Nov 2025
159 dibaca
1 menit
Harga HP China Diprediksi Naik Signifikan karena Lonjakan Biaya Chip Memori

Rangkuman 15 Detik

Kenaikan harga smartphone diprediksi tidak terhindarkan akibat lonjakan biaya chip memori.
Permintaan chip untuk kecerdasan buatan berdampak pada pasokan chip untuk smartphone.
Xiaomi tetap mencatat pertumbuhan pendapatan meskipun menghadapi tekanan biaya yang meningkat.
Harga ponsel pintar asal China, khususnya produk Xiaomi, diperkirakan akan mengalami kenaikan cukup besar mulai tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh melonjaknya biaya chip memori yang digunakan dalam ponsel dan perangkat teknologi lainnya. Lonjakan harga chip terjadi karena meningkatnya permintaan chip untuk kebutuhan server di bidang kecerdasan buatan (AI). Perusahaan di seluruh dunia berlomba membangun pusat data baru untuk mendukung teknologi AI yang semakin berkembang. Selain itu, produsen chip seperti Samsung mengalihkan kapasitas produksi untuk menciptakan chip HBM yang lebih canggih dan fokus pada teknologi tinggi lainnya. Akibatnya, pasokan chip untuk ponsel menjadi berkurang sehingga biaya produksinya ikut naik. Xiaomi, salah satu produsen ponsel terbesar ketiga di dunia, sudah mulai merasakan dampak dari kenaikan biaya ini di produk mereka. Meski begitu, perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan pada kuartal ketiga. Bisnis Xiaomi tidak hanya mengandalkan ponsel, tetapi juga merambah ke sektor kendaraan listrik dan kecerdasan buatan yang kini menyumbang seperempat dari total pendapatan perusahaan, membantu mereka memperkuat posisi finansial di tengah tantangan biaya produksi.

Analisis Ahli

Peggy Johnson (Tech Industry Analyst)
Kenaikan harga chip disebabkan oleh perubahan lanskap teknologi yang cepat dan kebutuhan AI yang sangat tinggi tidak mungkin segera berakhir, sehingga perusahaan smartphone harus beradaptasi dari segi harga dan inovasi produk.
Min Wang (Financial Analyst specializing in Chinese Tech Stocks)
Meski menghadapi tekanan biaya, Xiaomi menunjukkan ketahanan dengan diversifikasi portofolio bisnisnya di EV dan AI. Langkah ini kritikal untuk menjaga kestabilan finansial dan menambah nilai bagi investor jangka panjang.