TLDR
Emm adalah inovasi pertama dalam cangkir menstruasi pintar yang mengumpulkan data kesehatan reproduksi. Data dari cangkir menstruasi dapat membantu diagnosis kondisi kesehatan yang sering tidak terdiagnosis, seperti endometriosis. Perusahaan berencana untuk memperluas produk dan dampaknya di bidang kesehatan wanita secara lebih luas. Jenny Button menciptakan Emm selama masa lockdown COVID karena merasa ada kebutuhan penting untuk alat yang bisa membantu perempuan memahami kesehatan menstruasi mereka dengan lebih baik. Sebelumnya, perangkat seperti Oura ring dan Whoop band hanya memberi informasi umum tentang tubuh tanpa fokus pada kesehatan reproduksi.Emm adalah sebuah cup menstruasi yang dilengkapi dengan sensor ultra-tipis yang mampu mengumpulkan data siklus menstruasi secara akurat. Produk ini menggunakan bahan silikon medis yang aman dan tidak menyerap darah, melainkan menyimpannya sehingga sensor dapat memonitor dengan lebih baik.Perusahaan yang berbasis di Inggris ini berhasil mengumpulkan dana sekitar 9 juta dolar dalam putaran pendanaan seed yang dipimpin oleh Lunar Ventures, dengan tambahan dana dari Alumni Ventures dan BlueLion Global. Dana ini akan digunakan untuk peluncuran produk di pasar Inggris dan pengembangan lebih lanjut.Emm diharapkan mampu membantu diagnosis lebih cepat untuk masalah kesehatan reproduksi seperti endometriosis, sebuah kondisi yang dialami oleh satu dari sepuluh perempuan dan biasanya memerlukan waktu bertahun-tahun untuk dikenali secara benar. Data yang dikumpulkan akan dienkripsi dan disimpan dengan standar keamanan tinggi.Tujuan jangka panjang Emm adalah tidak hanya untuk kesehatan menstruasi melainkan juga memperluas kemampuan ke area kesehatan reproduksi yang lebih luas, termasuk tools digital lainnya dan mungkin terapeutik untuk membantu para penggunanya mengontrol kesehatan mereka secara mandiri.
Inovasi smart menstrual cup dari Emm sangat menjanjikan sebagai terobosan teknologi femtech yang selama ini kurang mendapat perhatian. Namun, keberhasilan produk ini sangat bergantung pada penerimaan pengguna dan bagaimana data tersebut dapat digunakan secara praktis dalam bidang medis tanpa mengabaikan privasi.