TLDR
Pembangunan Terowongan Yangcun adalah contoh inovasi teknologi dengan penggunaan AI dalam konstruksi. Wufeng memiliki keunikan geologis yang kompleks yang mempengaruhi metode pembangunan infrastruktur. Proyek ini dapat membantu mengurangi isolasi ekonomi dan fisik di daerah terpencil di China. Wufeng Tujia autonomous county di Provinsi Hubei terkenal karena medan pegunungan yang curam dan hutan yang lebat, menyebabkan isolasi fisik dan ekonomi yang berkepanjangan. Daerah ini sulit dijangkau dan menghambat perkembangan lokal selama bertahun-tahun.Proyek terowongan Yangcun adalah bagian dari jalur kereta cepat berkecepatan 350 km/jam, yang bertujuan membuka akses transportasi di wilayah ini. Medan yang kompleks di Wufeng sangat menantang karena terdiri dari batuan yang rapuh, gua, dan retakan bawah tanah.Uniknya, metode konstruksi terowongan ini diputuskan oleh sistem kecerdasan buatan (AI) secara utama, yang kemudian dilaksanakan oleh insinyur dan pekerja manusia. Hal ini menjadi pertama kalinya AI digunakan untuk menentukan cara pembangunan terowongan kereta cepat seperti ini di dunia.Penggunaan AI tersebut membantu memilih teknik penggalian terbaik yang aman dan efisien di lingkungan yang sulit dimodelkan secara manual. Ini mempercepat proses proyek dan mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi geologi yang tidak menentu.Keberhasilan proyek ini bisa menjadi contoh global dalam penggunaan teknologi AI untuk infrastruktur di wilayah bergeologi kompleks, serta membantu membuka akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.