Daftar Nominasi Game of the Year 2025 dan Kontroversi Besar Snub Game Populer
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
18 Nov 2025
42 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Expedition 33 menjadi frontrunner dalam nominasi Game of the Year 2025.
Ada banyak snubs yang mengecewakan penggemar, termasuk ARC Raiders dan Split Fiction.
Game Awards terus menjadi acara penting di industri game dengan dampak besar pada reputasi game.
The Game Awards 2025 baru saja mengumumkan enam nominasi Game of the Year, yang menjadi momen penting dalam industri video game. Acara ini dianggap setara dengan 'Oscars' bagi para gamer, sehingga setiap nominasi dan pemenang menjadi perhatian besar banyak pihak.
Salah satu favorit utama yang tidak terbantahkan adalah Expedition 33 dari developer Sandfall, yang sudah mendapat pujian luas bahkan sebelum nominasi diumumkan. Game ini dianggap sebagai RPG generasi terbaru yang menonjol dengan kualitas dan inovasi.
Selain itu, ada nama-nama besar seperti Hideo Kojima yang berhasil membawa seri sekuel untuk masuk nominasi. Donkey Kong Bananza juga menjadi kejutan positif sebagai game pertama di Nintendo Switch 2 yang bukan dari seri Mario atau Zelda masuk nominasi karena mendapat skor tertinggi dari kritik.
Namun, tidak semua game populer berhasil masuk ke dalam daftar nominasi utama. ARC Raiders, yang sempat menjadi kesuksesan multiplayer tahun ini, dan Split Fiction, penerus game pemenang hadiah sebelumnya, harus kecewa karena tidak masuk nominasi Game of the Year. Beberapa game indie seperti Blue Prince juga mengalami nasib serupa.
Diskusi tentang siapa yang layak masuk dan siapa yang disnob selalu menjadi bagian dari kontroversi tahunan The Game Awards, memberikan warna dan perdebatan menarik dalam komunitas gaming sekaligus menunjukkan bagaimana kualitas dan popularitas bisa berbeda dalam penilaian.
Analisis Ahli
Geoff Keighley
Saya percaya nominasi ini sudah mencerminkan kualitas terbaik tahun ini dan mengedepankan variasi genre serta developer yang berpengaruh dalam industri.

