Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CEO Baru Recursion Ambil Tantangan Sulit Bawa AI ke Dunia Obat Nyata

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
17 Nov 2025
34 dibaca
2 menit
CEO Baru Recursion Ambil Tantangan Sulit Bawa AI ke Dunia Obat Nyata

AI summary

Recursion belum berhasil membawa obat ke pasar meskipun telah beroperasi selama lebih dari satu dekade.
Najat Khan diharapkan dapat mengubah nasib Recursion dengan pengalaman sebelumnya di AI dan R&D.
Tantangan utama dalam penemuan obat adalah biaya tinggi dan tingkat keberhasilan yang rendah.
Recursion adalah perusahaan yang sejak 2014 janji akan mengembangkan 100 obat dalam 10 tahun dengan bantuan AI, tapi hingga kini belum berhasil meluncurkan obat ke pasaran. Perusahaan mengalami penurunan pendapatan dan kerugian yang sangat besar sementara harus memotong pipeline obat dan jumlah pekerjanya beberapa kali.Pada tahun 2024, Najat Khan yang berpengalaman di Johnson & Johnson ditunjuk sebagai CEO baru mulai Januari 2025. Khan dikenal suka menghadapi tantangan dan bertekad mengubah cara pembuatan obat dengan mengandalkan teknologi AI, meski jalannya penuh hambatan dan kegagalan tinggi di industri.Salah satu fokus utama Recursion saat ini adalah mengembangkan obat untuk penyakit langka dan kanker dengan menggunakan peta genom lengkap dari jenis sel imun tertentu. Mereka berharap hasil klinis dari obat yang dikembangkan akan keluar dalam waktu dekat.Recursion juga memperoleh pendanaan tambahan dari kemitraan dengan perusahaan besar seperti Roche dan Genentech yang membayar mereka 30 juta dollar AS untuk proyek pemetaan genom guna mempercepat riset neurology. Ini menandakan ada harapan dari sisi kolaborasi industri.Meski demikian, analis pasar masih berhati-hati memberi penilaian konservatif terhadap Recursion, karena walau teknologinya canggih, validasi klinis dan dampak nyata di pasar obat butuh waktu lebih lama. Namun kepemimpinan baru dan pipeline obat yang mulai matang memberi sedikit harapan masa depan.

Experts Analysis

Dennis Ding
Platform penemuan obat Recursion sangat inovatif dan menjanjikan, namun validasi klinisnya masih perlu waktu dan hasilnya sulit untuk diinterpretasikan.
Editorial Note
Recursion adalah contoh nyata betapa kompleks dan sulitnya mengaplikasikan AI dalam penemuan obat bila tidak didukung oleh data biologis yang lengkap dan validasi klinis yang jelas. Meskipun potensi AI besar, kesuksesan perusahaan ini akan tergantung pada kemampuan mereka mengintegrasikan teknologi dengan riset berbasis bukti yang solid dan kemitraan strategis.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.