TLDR
Apple memperketat aturan mengenai privasi data pengguna terkait dengan AI. Aplikasi harus mendapatkan persetujuan pengguna sebelum membagikan data pribadi ke pihak ketiga. Terdapat inisiatif baru dari Apple berupa Mini Apps Program untuk mendukung pengembangan aplikasi. Apple baru saja mengumumkan pembaruan pada Pedoman Tinjauan Aplikasi yang kini mengharuskan pengembang mengungkapkan dan mendapatkan izin dari pengguna sebelum membagikan data pribadi kepada pihak ketiga yang menggunakan teknologi AI. Langkah ini diambil oleh Apple sebagai respons terhadap kekhawatiran terkait privasi data dalam era kecerdasan buatan yang semakin berkembang.Perubahan ini juga bersiap menyambut peluncuran Siri versi terbaru yang akan ditingkatkan menggunakan AI, dijadwalkan hadir pada tahun 2026. Siri baru ini akan memanfaatkan teknologi Google Gemini, memungkinkan pengguna untuk mengendalikan aplikasi melalui perintah suara dengan kemampuan AI tingkat lanjut.Pembaruan aturan ini menegaskan bahwa aplikasi yang ingin menggunakan AI dalam memproses data pengguna harus secara jelas memberi tahu dan meminta izin kepada pengguna sesuai dengan regulasi privasi seperti GDPR di Eropa dan CCPA di California. Aplikasi yang melanggar aturan ini berisiko dikeluarkan dari App Store.Selain aturan AI, Apple juga memperkenalkan sejumlah revisi lain dalam pedoman aplikasi termasuk dukungan terhadap Mini Apps Program, serta menambahkan aturan terkait aplikasi kripto yang masuk ke dalam kategori layanan yang sangat diatur. Ini menunjukkan bagaimana Apple berusaha mendukung inovasi tanpa mengorbankan keamanan dan privasi pengguna.Meski ketentuan baru ini jelas, Apple masih harus menentukan sejauh mana mereka akan menegakkan aturan ini, mengingat teknologi AI sangat luas dan mencakup berbagai bentuk mesin pembelajaran. Namun, langkah ini jelas menggarisbawahi komitmen Apple dalam melindungi data penggunanya di tengah perkembangan teknologi AI yang cepat.