Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Telkomsel Dorong Inklusivitas AI dengan Paket Terjangkau untuk Semua

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (4mo ago) artificial-intelligence (4mo ago)
13 Nov 2025
136 dibaca
2 menit
Telkomsel Dorong Inklusivitas AI dengan Paket Terjangkau untuk Semua

Rangkuman 15 Detik

Inklusi dalam penggunaan AI di Indonesia sangat penting untuk mencapai visi digital nasional.
Telkomsel terus berinovasi dalam menyediakan akses AI yang lebih luas bagi masyarakat.
Kerja sama dengan perusahaan AI seperti OpenAI menunjukkan komitmen Telkomsel untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Telkomsel mempertegas pentingnya inklusivitas dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia sebagai bagian dari visi Indonesia Digital. Dengan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama, Telkomsel berencana agar seluruh lapisan masyarakat dapat lebih mudah mengakses teknologi AI dan mengenalnya dengan lebih akrab. Menurut Hermana Yuniadi, General Manager Technology Roadmap and Resource Strategy Telkomsel, setelah inklusivitas berjalan dengan baik, aspek lain seperti keamanan data akan menyusul menjadi perhatian yang tak kalah penting. Telkomsel telah mencatat peningkatan pemakaian AI di jaringan internetnya hingga 2,5 kali lipat per bulan dengan kecepatan data mencapai 600 Mbps per hari. Untuk mendukung penggunaan AI yang lebih luas, Telkomsel bekerja sama dengan beberapa perusahaan AI ternama, termasuk OpenAI dan Perplexity Pro. Melalui kolaborasi ini, mereka menawarkan paket data khusus untuk pengguna AI dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 80.000, agar AI bisa dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Kerjasama tersebut menghadirkan produk bundling AI yang memudahkan akses dan penggunaan teknologi secara praktis. Paket ChatGPT Go misalnya, hadir dengan harga Rp 50.000 dan kuota 3 GB yang dirancang agar pengguna dapat mulai mencoba dan memanfaatkan AI dalam kegiatan sehari-harinya tanpa kesulitan biaya yang besar. Telkomsel berharap dengan meningkatkan inklusivitas dan kemudahan akses AI, kesenjangan digital dapat diperkecil dan teknologi ini mampu dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan etika AI yang mengedepankan keamanan data dan keadilan dalam distribusi teknologi.

Analisis Ahli

Hermana Yuniadi
Menekankan pentingnya inklusivitas sebagai kunci cepat supaya masyarakat bisa akrab dan siap menggunakan AI, yang nantinya juga mendukung aspek keamanan data.