Waymo Siap Beroperasi di Jalan Tol, Perluas Layanan ke Bandara San Jose
Teknologi
Robotika
12 Nov 2025
157 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Waymo telah memperluas layanan robocar ke jalan bebas hambatan, termasuk layanan ke Bandara San Jose.
Pengemudian di jalan bebas hambatan memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait dengan keselamatan pada kecepatan tinggi.
Waymo berusaha untuk mencapai keselamatan yang lebih baik dibandingkan dengan pengemudi manusia, meskipun masih ada risiko yang harus dihadapi.
Waymo, perusahaan teknologi kendaraan otonom, telah mulai memberikan layanan antar-jemput di jalan tol di wilayah San Francisco Bay Area, Los Angeles, dan Phoenix. Ekspansi layanan ini juga mencakup bandara San Jose, menandai langkah penting dalam pengembangan kendaraan otonom yang lebih praktis dan efisien bagi para penumpang.
Sebelumnya, Waymo hanya mengoperasikan kendaraan otonom di jalan kota, yang menyebabkan perjalanan menjadi lebih lama dan kurang efisien karena tidak bisa menggunakan jalan tol yang biasanya lebih cepat. Akses ke jalan tol juga telah menjadi permintaan banyak pengguna selama ini.
Meski pengoperasian di jalan tol lebih sederhana dari segi teknis karena tidak adanya pejalan kaki, lampu lalu lintas, dan persimpangan yang rumit, kecepatan yang tinggi di jalan tol meningkatkan risiko kecelakaan yang bisa berujung serius. Waymo menerapkan protokol ketat seperti pembatasan kecepatan sesuai aturan dan program tester terpercaya.
Layanan ini juga memberikan kemudahan khusus untuk perjalanan ke bandara San Jose, meskipun ada biaya Rp 66.80 ribu ($4) per perjalanan yang dianggap kurang ideal karena kendaraan otonom justru bisa mengurangi kemacetan dengan efisiensi penjemputan dan pengantaran penumpang. Untuk bandara LAX, layanan ini belum tersedia karena fasilitas pendukung belum siap.
Kendaraan Waymo telah menunjukkan catatan keselamatan yang lebih baik dibanding pengemudi manusia, dengan tingkat kecelakaan dan insiden yang jauh lebih rendah. Meski demikian, kejadian kecil atau insiden tetap bisa terjadi, dan Waymo berkomitmen memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama sambil menjaga kepercayaan publik.
Analisis Ahli
Tekedra Mawakana
Menyatakan bahwa meskipun kendaraan otonom tidak akan sempurna dan kecelakaan mungkin terjadi, masyarakat akan menerima teknologi ini asalkan catatan keselamatan secara keseluruhan lebih baik daripada pengemudi manusia.NHTSA
Statistik menunjukkan bahwa kendaraan otonom Waymo memiliki insiden hit-kill kucing yang jauh lebih rendah dibanding kendaraan yang dikemudikan manusia dalam jarak tempuh yang sama.