Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Teknologi Bakteri Baru: Cara Ramah Lingkungan Bikin Dan Mewarnai Kain Sekaligus

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
12 Nov 2025
2761 dibaca
2 menit
Teknologi Bakteri Baru: Cara Ramah Lingkungan Bikin Dan Mewarnai Kain Sekaligus

TLDR

Metode baru menggunakan bakteri untuk menghasilkan dan mewarnai kain menawarkan solusi ramah lingkungan.
Proses ini dapat mengurangi ketergantungan pada serat sintetik dan bahan kimia berbahaya.
Kesuksesan komersial metode ini tergantung pada perubahan pola pikir konsumen terhadap keberlanjutan.
Para peneliti di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) menemukan cara baru memproduksi kain dengan menggunakan bakteri hidup yang dapat menghasilkan serat sekaligus mewarnainya dalam berbagai warna. Cara ini bertujuan mengganti proses tekstil konvensional yang menggunakan bahan kimia berbahaya dan serat berbasis petroleum yang mencemari lingkungan.Kain yang dibuat dari selulosa bakteri adalah bahan alami yang dihasilkan oleh mikroorganisme tertentu selama fermentasi. Metode ini menggunakan dua jenis bakteri; satu untuk memproduksi kain dan satu lagi untuk menghasilkan pigmen warna alami, seperti violacein untuk warna dingin dan karotenoid untuk warna hangat.Awalnya, kedua jenis bakteri ini tidak bisa tumbuh bersama-sama karena saling mengganggu. Untuk mengatasi hal ini, peneliti mengatur penanaman bakteri secara bertahap untuk warna dingin, dan merendam kain dalam kultur pigmen untuk warna hangat. Hasilnya adalah kain berwarna-warni dari ungu hingga merah yang tahan lama terhadap pencucian dan bahan kimia.Kain dari metode ini telah diuji ketahanannya terhadap pencucian, pemutih, pemanasan, serta asam dan alkali kuat. Hasilnya menunjukkan warna alami yang dihasilkan bakteri sangat tahan lama, bahkan untuk pigmen violacein lebih baik dibandingkan pewarna sintetis. Ini sangat menjanjikan untuk pengembangan tekstil ramah lingkungan.Meskipun inovasi ini belum bisa langsung menggantikan industri tekstil saat ini, peneliti yakin teknologi ini merupakan arah baru yang lebih hijau dan berkelanjutan. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan produksi agar lebih besar dan biaya yang kompetitif, serta mengubah pola pikir konsumen mengenai produk yang lebih mahal tapi ramah lingkungan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.