Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Atlas Detil Perkembangan Otak Manusia dan Tikus Buka Jalan Studi Neurologis

Sains
Neurosains and Psikologi
NatureMagazine NatureMagazine
06 Nov 2025
126 dibaca
2 menit
Atlas Detil Perkembangan Otak Manusia dan Tikus Buka Jalan Studi Neurologis

Rangkuman 15 Detik

Penelitian ini memberikan peta awal yang penting untuk memahami perkembangan otak.
Data yang diperoleh dapat digunakan untuk meneliti kondisi neurologis seperti autisme dan skizofrenia.
Perbedaan dalam perkembangan sel otak antara manusia dan tikus menunjukkan kompleksitas proses yang terlibat.
Para ilmuwan telah berhasil menciptakan peta paling rinci tentang bagaimana otak manusia berkembang dari sel punca selama masa embrio hingga awal kehidupan. Mereka melacak ratusan ribu sel otak di korteks manusia dan tikus dengan teknologi canggih untuk mengetahui proses molekuler yang terlibat. Dalam studi pada tikus, tim peneliti membuat atlas dari lebih 500 ribu sel yang menunjukkan bagaimana neuron berkembang dan mengubah fungsi setelah kelahiran, khususnya di korteks visual yang bertanggung jawab untuk penglihatan. Mereka menemukan banyak neuron mengambil identitas khusus bahkan setelah lahir. Di sisi lain, dalam penelitian pada otak embrio manusia yang dikumpulkan dari beberapa janin, para ilmuwan menggunakan barcode DNA unik untuk melacak asal-usul dan perkembangan jenis sel otak dari nenek moyangnya. Mereka menemukan perubahan penting dalam jenis neuron yang dihasilkan pada usia kehamilan tertentu. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perkembangan sel pendukung seperti astrocytes dan oligodendrocytes di otak manusia berlangsung lebih lama dibandingkan dengan tikus. Temuan ini membuka pertanyaan baru mengenai pengaturan dan waktu persis dari perkembangan ini yang masih belum dipahami secara rinci. Proyek besar ini merupakan bagian dari inisiatif nasional AS untuk membangun peta referensi otak mamalia yang didanai dengan 500 juta dolar, dan diharapkan membuka jalan bagi penelitian penyakit neurologis seperti autisme dan skizofrenia serta model otak yang lebih baik.

Analisis Ahli

Hongkui Zeng
Ini adalah atlas tahap awal yang penting untuk memahami perkembangan otak secara menyeluruh dan akan menjadi dasar bagi penelitian penyakit saraf di masa depan.
Zoltán Molnár
Pemahaman tentang transisi jenis sel progenitor memberikan wawasan baru dalam neurobiologi perkembangan dan kelak membantu terapi gangguan neurologis.