Xiaomi 17 Pro dan Pro Max Rilis dengan Layar Sekunder dan Kamera Leica Canggih
Teknologi
Gadgets dan Wearable
04 Nov 2025
275 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max memiliki inovasi layar kedua yang interaktif.
Kedua model menggunakan chipset Snapdragon terbaru dan memiliki sistem kamera Leica yang canggih.
Jika dirilis di Indonesia, harga Xiaomi 17 Pro dan Pro Max akan lebih tinggi dibandingkan harga di China.
Xiaomi baru saja meluncurkan dua ponsel flagship terbaru mereka, yaitu Xiaomi 17 Pro dan Xiaomi 17 Pro Max, di China. Ponsel ini menarik perhatian karena mengusung desain unik dengan layar kedua interaktif di bagian belakang yang dapat menampilkan notifikasi dan wallpaper yang bisa dikustomisasi. Ponsel ini juga menjadi pionir menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru.
Kedua model mengusung layar OLED M10 Display dengan material SuperRED luminous yang memberikan kecerahan tinggi namun tetap hemat energi. Khusus untuk Xiaomi 17 Pro Max, terdapat teknologi independent pixel array yang meningkatkan ketajaman dan efisiensi. Layar ponsel ini juga dilindungi oleh kaca super kuat Xiaomi Shield Glass 3.0 yang tahan benturan dan goresan.
Dalam hal kamera, Xiaomi bekerjasama dengan Leica menghadirkan lensa Summilux dengan aperture besar f/1.67 dan sensor Light Fusion 950L berukuran 1/1.28 inch. Selain itu, Xiaomi 17 Pro memiliki lensa telefoto floating untuk macro, sedangkan 17 Pro Max membawa kamera periskop telefoto 5x dengan teknologi prisma baru yang meningkatkan penerimaan cahaya.
Kapasitas baterai Xiaomi 17 Pro adalah 6.300mAh dan Xiaomi 17 Pro Max 7.500mAh, dikemas dalam bodi ramping 8mm yang mendukung pengisian cepat kabel 100W dan nirkabel 50W. Fitur menarik lainnya adalah kunci mobil pintar berbasis UWB yang memungkinkan akses tanpa kunci dan konektivitas lintas perangkat dalam ekosistem digital Xiaomi.
Harga Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max di China berkisar dari Rp11 juta sampai Rp15,5 juta tergantung varian RAM dan penyimpanan. Belum ada kepastian kapan ponsel ini akan masuk Indonesia, namun kemungkinan harganya akan lebih mahal karena biaya impor dan pajak, menandai Xiaomi semakin serius masuk di segmen kelas atas di pasar Indonesia.
Analisis Ahli
Analis Teknologi Senior
Langkah Xiaomi melangkahi angka 16 untuk langsung ke 17 merupakan strategi pemasaran yang cerdas untuk menarik perhatian dan menciptakan buzz, apalagi dengan fitur layar sekunder yang unik dan prosesor terbaru.Pengamat Pasar Smartphone
Kemampuan Xiaomi mempertahankan harga kompetitif sambil memasukkan teknologi canggih akan menentukan seberapa besar penetrasi mereka di segmen premium yang selama ini didominasi merek lain.

