Nvidia dan Raksasa Teknologi Korea Bersinergi Bangun Masa Depan AI Terpadu
Teknologi
Kecerdasan Buatan
31 Okt 2025
285 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Nvidia dan Korea Selatan memperluas kemitraan untuk meningkatkan infrastruktur AI.
Samsung dan Nvidia akan membangun pabrik AI untuk meningkatkan produksi semikonduktor.
Hyundai dan Nvidia berkolaborasi dalam teknologi mobil otonom dan pabrik cerdas.
CEO Nvidia, Jensen Huang, kembali ke Korea Selatan setelah 15 tahun untuk mengumumkan kolaborasi baru dengan perusahaan teknologi besar seperti Hyundai, Samsung, SK, dan Naver. Fokus utama kemitraan ini adalah memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan dan teknologi fisik AI di negara tersebut, mendukung berbagai sektor industri lewat penyediaan GPU terbaru dari Nvidia dan pengembangan teknologi canggih.
Dalam acara APEC Summit 2025, Nvidia dan pemerintah Korea mengumumkan rencana besar untuk mengamankan lebih dari 260.000 GPU Nvidia terbaru guna mendukung kebutuhan AI nasional, dengan sekitar 50.000 GPU dialokasikan untuk inisiatif publik seperti pengembangan model AI dan pusat data nasional, serta sisanya untuk perusahaan besar yang akan mengadopsi AI dalam proses manufaktur dan pembangunan model industri khusus.
Samsung merencanakan pembangunan AI Megafactory dengan Nvidia yang menggunakan lebih dari 50.000 GPU dan platform Omniverse untuk menciptakan jaringan pintar yang mampu mengoptimalkan produksi secara real-time. Selain itu, Samsung dan Nvidia juga bekerja sama mengembangkan HBM4, memori generasi berikutnya untuk aplikasi AI, serta pengembangan jaringan AI-RAN bersama operator telekomunikasi dan lembaga riset Korea.
Hyundai berkolaborasi dengan Nvidia untuk fokus pada mobilitas otonom dan smart factory yang didukung oleh teknologi GPU Nvidia Blackwell, dengan tujuan memperkuat riset dan pengembangan AI fisik di Korea. SK Group membangun cloud AI manufaktur untuk mendukung perusahaan dan institusi di Asia, sedangkan Naver mengembangkan platform Physical AI untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam berbagai industri seperti semikonduktor dan bioteknologi.
Keseluruhan kemitraan ini menggambarkan tren global dalam menggabungkan kecerdasan buatan dengan perangkat keras, serta menegaskan posisi Nvidia dan perusahaan teknologi Korea Selatan sebagai pemimpin dalam inovasi AI industri yang akan mendominasi masa depan teknologi dan ekonomi dunia.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kolaborasi Nvida dengan perusahaan kelas dunia di Korea Selatan memperlihatkan bagaimana AI tidak hanya tentang software, tetapi juga memerlukan hardware canggih untuk realisasi optimalnya, yang nantinya akan membuka peluang besar untuk inovasi disruptif di industri yang sangat kompetitif.Fei-Fei Li
Penguatan infrastruktur AI dan integrasi Physical AI di sektor industri Korea Selatan menandai langkah maju dalam penerapan AI secara holistik yang dapat mengubah industri manufaktur dan mobilitas secara signifikan pada skala global.