Microsoft Tampil Kuat di Kuartal Pertama dengan Pendapatan Cloud dan AI Melonjak
Teknologi
Kecerdasan Buatan
30 Okt 2025
79 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Microsoft melampaui ekspektasi pendapatan dan laba bersih berkat pertumbuhan layanan awan.
Meskipun hasil positif, saham Microsoft mengalami penurunan karena masalah outage.
Kesepakatan baru dengan OpenAI memberikan Microsoft akses lebih dalam ke teknologi AI.
Microsoft melaporkan hasil kuartal pertama yang mengalahkan perkiraan para analis, dengan pendapatan dan laba per saham yang meningkat. Bisnis cloud komersialnya mencatat pendapatan sebesar 49,1 miliar dolar, lebih tinggi dari ekspektasi 48,6 miliar dolar, menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di segmen cloud.
Selain itu, pendapatan keseluruhan perusahaan mencapai 77,7 miliar dolar dengan earnings per share sebesar 3,72 dolar, mengungguli prediksi analis yang memperkirakan 75,5 miliar dolar dan EPS 3,68 dolar. Ini menandai peningkatan yang kuat dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu dengan pendapatan 65,6 miliar dolar.
Meski begitu, saham Microsoft sempat turun lebih dari 2% setelah laporan dirilis karena adanya gangguan layanan Azure yang sempat memengaruhi banyak bisnis di seluruh dunia. Gangguan ini mengikuti masalah serupa yang dialami oleh AWS, layanan cloud milik Amazon, pekan lalu.
Microsoft dan OpenAI juga mengumumkan kesepakatan baru yang mengubah struktur kepemilikan dan hak bisnis, dimana Microsoft kehilangan hak pertama penolakan, namun tetap memperoleh komitmen OpenAI untuk menghabiskan 250 miliar dolar pada layanan Azure. Kerja sama ini penting untuk pengembangan dan integrasi teknologi AI yang semakin luas di produk Microsoft.
Perusahaan juga memperluas penggunaan AI ke produk konsumer seperti integrasi Copilot di Windows 11 dan aplikasi Xbox, memperkuat upayanya dalam mengadopsi kecerdasan buatan secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan meningkatkan daya tarik produk Microsoft dan memacu pendapatan di masa mendatang.
Analisis Ahli
Satya Nadella
Kolaborasi Microsoft dengan OpenAI adalah langkah strategis untuk mempercepat inovasi AI dan memperkuat posisi Microsoft sebagai pemimpin teknologi cloud di masa depan.Daniel Howley
Hasil kuartal Microsoft menunjukkan bahwa investasi besar di AI dan cloud mulai membuahkan hasil, meskipun pasar bereaksi negatif terhadap gangguan teknis yang baru-baru ini terjadi.