XRP Rentan Koreksi Harga Jangka Pendek Setelah Outflow Pemegang Besar Melonjak
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Okt 2025
106 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
XRP menghadapi risiko penurunan harga jangka pendek karena arus keluar dari pemegang jangka panjang.
Aktivitas whale yang bervariasi menunjukkan kurangnya kesatuan di antara pemegang besar.
Harga XRP saat ini terjebak dalam pola segitiga simetris, mencerminkan ketidakpastian pasar.
XRP sempat menunjukkan kenaikan harga yang menjanjikan lebih dari 9% dalam satu minggu terakhir. Namun, momentum positif ini cepat menghilang karena harga token saat ini tetap stabil dan bahkan turun sekitar 9% selama sebulan terakhir. Hal ini menandakan bahwa para pembeli mulai kehilangan kendali dan tekanan jual mulai meningkat dari para investor.
Data on-chain terbaru dari Glassnode menunjukkan peningkatan signifikan dalam penjualan XRP oleh pemegang jangka panjang. Antara 19 dan 28 Oktober, jumlah XRP yang keluar dari dompet pemegang lama melonjak 2.200%, dari 3,28 juta menjadi 77,9 juta XRP. Ini mengindikasikan adanya pengambilan keuntungan setelah kenaikan harga sebelumnya.
Sementara itu, kelompok whale besar yang memegang antara 100 juta hingga 1 miliar XRP justru menambah kepemilikan mereka sekitar 110 juta XRP sejak 27 Oktober, yang menunjukkan akumulasi aset senilai hampir 289 juta dolar AS. Namun, kelompok whale yang lebih kecil dengan kepemilikan antara 10 hingga 100 juta XRP mengurangi stok mereka sekitar 40 juta XRP, setara dengan nilai sekitar 105 juta dolar AS.
Harga XRP saat ini bergerak dalam pola grafik segitiga simetris antara harga Rp 4.34 juta ($2,60) dan Rp 4.49 juta ($2,69) sejak 26 Oktober, menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara tekanan beli dan jual. Jika harga menurun di bawah Rp 4.34 juta ($2,60) , target support berikutnya adalah pada level Rp 4.26 juta ($2,55) , Rp 4.19 juta ($2,51) , dan Rp 4.11 juta ($2,46) , yang merupakan level teknikal penting untuk kemungkinan pembelian kembali.
Sebaliknya, bagi para pembeli, level Rp 44.92 miliar ($2,69 m) enjadi titik kritis untuk menembus resistensi. Jika harga berhasil menembus batas ini, XRP berpotensi melanjutkan kenaikan menuju harga Rp 4.81 juta ($2,88) dan lebih tinggi. Namun, sinyal saat ini lebih condong ke arah bearish dengan risiko koreksi harga yang sedang meningkat.
Analisis Ahli
Ananda Banerjee
Aktivitas outflow dari pemegang lama dan perbedaan arah dari berbagai kelompok whale mencerminkan ketidakpastian yang bisa menyebabkan tekanan jual dan koreksi harga dalam waktu dekat.