Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

PayPal, Saham AI Murah dengan Potensi Untung Jangka Panjang Besar

Teknologi
Kecerdasan Buatan
YahooFinance YahooFinance
29 Okt 2025
225 dibaca
2 menit
PayPal, Saham AI Murah dengan Potensi Untung Jangka Panjang Besar

Rangkuman 15 Detik

PayPal berinvestasi besar-besaran dalam teknologi AI untuk meningkatkan layanannya.
Kemitraan dengan OpenAI dan Google dapat membuka peluang baru untuk pertumbuhan.
Valuasi PayPal saat ini memberikan peluang bagi investor jangka panjang.
Biasanya, ketika orang berpikir tentang saham AI, mereka membayangkan perusahaan chip, pengembang perangkat lunak, dan operator pusat data. Namun, PayPal, yang dikenal sebagai perusahaan pembayaran digital, ternyata punya peluang besar dari inisiatif AI yang sedang dijalankan. Perusahaan ini bekerja sama dengan OpenAI dan Google untuk mengintegrasikan teknologi AI yang dapat mengubah cara transaksi online dilakukan. Baru-baru ini, PayPal mengumumkan kemitraan dengan OpenAI untuk memungkinkan pelanggan melakukan checkout instan menggunakan ChatGPT. Selain itu, PayPal meluncurkan solusi agentic commerce baru yang memudahkan pengelolaan katalog dan pembayaran. Dengan demikian, pelanggan bisa lebih mudah bertransaksi secara online dengan pengalaman yang lebih baik dan cepat. Selain dengan OpenAI, PayPal juga menggandeng Google untuk mengembangkan solusi pembayaran yang lebih aman dan efisien. Kerjasama ini memungkinkan PayPal memanfaatkan teknologi AI Google dan mengintegrasikan layanannya ke berbagai platform Google, meningkatkan akses dan penggunaan layanan PayPal secara signifikan. Kinerja keuangan PayPal pada kuartal ketiga sangat mengesankan, dengan pertumbuhan pendapatan 7% dan kenaikan laba per saham sebesar 12%. Selain itu, bisnis seperti Venmo dan layanan bayar nanti (BNPL) menunjukkan pertumbuhan kuat yang memperkuat aliran pendapatan. Bahkan, PayPal mampu menghasilkan arus kas bebas sebesar 2,3 miliar USD dan meningkatkan panduan pendapatan tahunan. Saham PayPal saat ini dinilai sangat murah dibandingkan dengan potensi pertumbuhannya. Manajemen juga telah meningkatkan target pertumbuhan laba hingga 15%-16% untuk tahun 2024 dan akan melakukan pembelian kembali saham senilai 6 miliar USD pada 2025. Dengan dukungan AI dan pengembangan produk baru, PayPal berpotensi menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Analisis Ahli

Matt Frankel
Posisi PayPal yang kuat dalam pembayaran digital dan kolaborasi dengan raksasa teknologi memungkinkan lonjakan pertumbuhan di masa depan, terutama dari sisi AI.