Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Broadcom dan Cisco Bersaing Kuat di Infrastruktur Jaringan AI dan Keamanan Siber

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (4mo ago) artificial-intelligence (4mo ago)
28 Okt 2025
216 dibaca
2 menit
Broadcom dan Cisco Bersaing Kuat di Infrastruktur Jaringan AI dan Keamanan Siber

Rangkuman 15 Detik

Permintaan untuk infrastruktur AI dan keamanan siber semakin meningkat, memberikan peluang bagi Broadcom dan Cisco.
Kemitraan strategis antara Cisco dan NVIDIA berpotensi mengubah permainan dalam pembangunan jaringan data center yang siap AI.
Proyeksi pertumbuhan pengeluaran AI yang signifikan menunjukkan potensi pendapatan besar bagi kedua perusahaan di masa depan.
Permintaan untuk infrastruktur AI dan jaringan berkinerja tinggi terus meningkat karena perkembangan teknologi AI generatif dan perluasan pusat data di seluruh dunia. Dua raksasa teknologi, Broadcom dan Cisco, memainkan peran penting dalam menyediakan hardware jaringan yang menghubungkan akselerator AI untuk hyperscaler dan penyedia cloud besar seperti Google Cloud, Microsoft Azure, dan AWS. Broadcom menangkap peluang dari permintaan tinggi untuk XPUs, jenis chip khusus yang digunakan untuk melatih model AI generatif. Mereka memiliki backlog pesanan yang besar dan telah bekerja sama dengan OpenAI dalam pengembangan akselerator AI kustom, serta meluncurkan produk jaringan terbaru Tomahawk 6 yang menawarkan kapasitas switching sangat tinggi untuk memenuhi kebutuhan AI. Sementara itu, Cisco memperluas portfolio AI-nya dengan solusi jaringan terintegrasi yang meningkatkan kemampuan data center, termasuk kolaborasi dengan NVIDIA yang memungkinkan jaringan AI datacenter dengan latensi rendah dan kecepatan tinggi. Cisco juga memperlihatkan kekuatan di bisnis keamanan siber dengan produk unggulan seperti Cisco Secure Access dan XDR. Dalam hal valuasi, Broadcom terlihat lebih mahal dibandingkan Cisco. Namun, Cisco mendapat rekomendasi beli dari analis Zacks sedangkan Broadcom berada di posisi hold, meskipun keduanya memberikan pertumbuhan pendapatan yang menjanjikan berkat pengeluaran besar di sektor AI yang diproyeksikan mencapai 1,48 triliun dolar AS pada 2025. Melihat prospek ke depan, baik Broadcom maupun Cisco akan terus mengembangkan portofolio mereka untuk memenuhi kebutuhan AI yang berkembang cepat. Cisco dengan rangkaian solusi lengkap dan kemitraan strategis diyakini akan unggul dalam pertumbuhan jangka pendek, sementara Broadcom tetap menjadi pemain kunci berkat produk chip khususnya yang sangat diperlukan untuk pelatihan model AI.

Analisis Ahli

Dan Ives (Wedbush Securities)
Cisco dan Broadcom memimpin inovasi infrastruktur AI, tetapi Cisco menonjol karena kemampuannya menggabungkan teknologi jaringan dengan AI secara praktis di lapangan.
Gene Munster (Loup Ventures)
Teknologi Broadcom sangat diperlukan untuk akselerasi AI, tetapi nilai Cisco terletak pada penguasaan ekosistem enterprise dan keamanan siber.