Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Vinod Khosla Usulkan Pemerintah Ambil 10% Saham Perusahaan Untuk Sebar Kekayaan AI

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
29 Okt 2025
1125 dibaca
2 menit
Vinod Khosla Usulkan Pemerintah Ambil 10% Saham Perusahaan Untuk Sebar Kekayaan AI

TLDR

Vinod Khosla mengusulkan model redistribusi kekayaan untuk mengatasi dampak AI.
Khosla percaya bahwa kecerdasan buatan akan mengubah secara drastis dunia kerja.
Perlu adanya solusi inovatif untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di era AI.
Vinod Khosla, pendiri Khosla Ventures, menyampaikan ide berani di konferensi TechCrunch Disrupt 2025 untuk mengatasi ketimpangan yang terjadi akibat kemajuan teknologi AI. Ia mengusulkan agar pemerintah Amerika Serikat membeli 10% saham dari setiap perusahaan publik dan kemudian mendistribusikan kekayaan tersebut kepada masyarakat luas.Ide itu sendiri terinspirasi oleh keputusan Presiden Donald Trump yang pernah membeli 10% saham perusahaan Intel. Menurut Khosla, pemerintah tidak hanya bisa membeli saham Intel, tapi juga semua perusahaan publik sebagai cara untuk mendukung masyarakat agar tidak terdampak buruk akibat perubahan teknologi.Ia menekankan bahwa perubahan teknologi AI akan membentuk ekonomi yang sangat deflasi dan menggantikan banyak pekerjaan manusia. Khosla menyebut bahwa pekerjaan seperti memasang ban atau bertani tidak lagi ideal sebagai pekerjaan manusia karena hanya memenuhi kebutuhan bertahan hidup, dan AI bisa menggantikannya.Selain perubahan pekerjaan, Khosla juga melihat peluang besar bagi para pendiri startup untuk mengembangkan berbagai aplikasi AI yang mendukung sektor-sektor seperti kedokteran, akuntansi, desain chip, pemasaran, dan hiburan. Ia percaya inovasi teknologi akan terus berkembang dan mengubah berbagai industri.Meski ide tersebut bisa menimbulkan kontroversi, Khosla menilai pembagian kekayaan dari teknologi AI sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di masa depan. Ia memperkirakan dalam 15 tahun ke depan masyarakat harus mulai memikirkan cara untuk membagi manfaat besar dari kemajuan AI tersebut.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.