Ethereum Gagal Breakout, Namun Pengumpul Besar Masih Yakin Harga Akan Naik
Finansial
Mata Uang Kripto
28 Okt 2025
289 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Ethereum mengalami pergerakan harga yang tidak stabil dengan potensi rebound.
Terdapat penurunan dalam akumulasi pemegang aktif yang menunjukkan kehati-hatian di kalangan trader.
Untuk mendapatkan momentum, Ethereum perlu menembus level resistensi yang ada.
Harga Ethereum telah mengalami kenaikan sekitar 3,5% dalam tujuh hari terakhir, memberi harapan adanya pergerakan naik. Namun, di sisi lain, grafik harian menunjukkan bahwa harga masih turun lebih dari 2%, menandakan bahwa tekanan jual belum benar-benar hilang dan investor harus tetap waspada terhadap pergerakan pasar yang berfluktuasi.
Salah satu penyebab utama kegagalan Ethereum untuk break out pada tanggal 27 Oktober adalah menurunnya akumulasi oleh para pemegang aktif. Rasio akumulasi yang mengukur jumlah wallet yang menambah ETH menurun sekitar 1% dari puncak tiga bulan terakhirnya, mengindikasikan bahwa banyak trader lebih berhati-hati dan memilih menunggu harga yang lebih bagus sebelum membeli.
Selain itu, data aliran ETH ke bursa telah berubah signifikan. Pada 15 Oktober, ada outflow besar sebesar 1,94 juta ETH, namun pada 27 Oktober ini berkurang menjadi 1,10 juta ETH. Penurunan aliran keluar ini menunjukkan sebagian ETH mulai ditinggalkan di bursa, menandakan potensi bertambahnya minat jual dalam jangka pendek dan menjadi kendala bagi kenaikan harga yang berkelanjutan.
Ada supply besar yang menumpuk di rentang harga antara 4.283 hingga 4.326 USD, dengan total sekitar 1,34 juta ETH, yang menjadi zona resistensi kuat. Ketika harga menyentuh area ini, pemegang lama biasanya menjual untuk mengunci keuntungan sehingga harga sulit menembus naik lebih lanjut. Pola segitiga simetris yang terbentuk sejak 7 Oktober juga memperlihatkan adanya tekanan jual yang dipertahankan di garis tren atas.
Meski demikian, indikator Smart Money Index yang menilai aktivitas wallet pemain besar yang berpengalaman menunjukkan akumulasi yang terus meningkat sejak 22 Oktober. Hal ini memberikan sinyal optimisme bahwa rebound harga masih memungkinkan, asalkan harga Ethereum mampu menembus batas atas pola segitiga dan bertahan di atas level 4.254 dan 4.395 USD. Sebaliknya, jika harga jatuh di bawah 3.918 USD, skenario bullish akan terancam.