Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada Penipuan Phishing Pakai AI yang Bikin Panggilan Telepon Mirip Asli

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
28 Okt 2025
62 dibaca
2 menit
Waspada Penipuan Phishing Pakai AI yang Bikin Panggilan Telepon Mirip Asli

AI summary

Pentingnya kewaspadaan terhadap upaya penipuan yang semakin canggih.
Penggunaan kecerdasan buatan dalam penipuan dapat membuatnya lebih sulit untuk dikenali.
Langkah-langkah pencegahan sederhana dapat membantu melindungi akun dari pencurian.
Penipuan lewat phishing semakin canggih dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat panggilan telepon terdengar sangat meyakinkan. Modus ini menargetkan pengguna Gmail dengan mengirim notifikasi percobaan pengambilalihan akun untuk membuat korban merasa cemas dan terdesak.Seorang konsultan solusi Microsoft, Sam Mitrovic, sempat mengalami modus ini. Ia menerima pemberitahuan tentang percobaan akses akun yang mencurigakan, diikuti panggilan telepon yang disebut berasal dari Google Support di Sydney yang meminta konfirmasinya secara mendetail.Pelaku dalam panggilan tersebut mengaku telah mengakses data akun selama seminggu terakhir dan menggunakan AI untuk berbicara sehingga sulit dibedakan dengan manusia asli. Mitrovic baru menyadari setelah panggilan itu bahwa yang dia ajak bicara sebenarnya adalah sebuah program AI.Untuk menghindari menjadi korban penipuan semacam ini, disarankan agar pengguna tidak terburu-buru merespons pesan atau panggilan yang mencurigakan. Memeriksa alamat email pengirim dan memastikan hanya membalas dari sumber terpercaya sangat penting, begitu juga memasang antivirus terbaik untuk melindungi perangkat dari malware.Perkembangan teknologi AI yang dipakai oleh penjahat cyber membuat penipuan semakin maju dan sulit dideteksi. Oleh karena itu, setiap individu harus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar data pribadinya tetap aman dari ancaman kejahatan siber yang semakin canggih.

Experts Analysis

Sam Mitrovic
Penipuan ini sangat canggih dan sulit dibedakan dari panggilan asli, sehingga meskipun teknologi AI membantu pelaku, tingkat kewaspadaan individu dengan alat terbaik masih bisa mencegah kerugian.
Editorial Note
Penggunaan AI untuk skema phishing menunjukkan bahwa penjahat siber terus menyesuaikan teknik mereka sesuai dengan perkembangan teknologi, sehingga tantangan keamanan menjadi semakin kompleks. Pengguna harus sadar bahwa teknologi bukan hanya membantu kebaikan, tapi juga bisa menjadi alat berbahaya jika tidak diantisipasi dengan benar.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.