Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

JLM dan SSU Perkuat Kedaulatan Digital Lewat Kabel Bawah Laut Baru

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (4mo ago) investment-and-capital-markets (4mo ago)
28 Okt 2025
99 dibaca
2 menit
JLM dan SSU Perkuat Kedaulatan Digital Lewat Kabel Bawah Laut Baru

Rangkuman 15 Detik

Kerjasama antara Jala Lintas Media dan Super Sistem Ultima meningkatkan kapasitas jaringan dan kedaulatan digital Indonesia.
Sistem kabel bawah laut yang dibangun menjadi jalur kritikal untuk konektivitas internasional dan domestik.
BTI-1 dirancang untuk menyebarkan kapasitas data di seluruh Indonesia, tidak hanya terpusat di Jawa.
PT Jala Lintas Media (JLM) dan PT Super Sistem Ultima (SSU) membuat dua perjanjian penting terkait infrastruktur kabel serat optik bawah laut pada tanggal 28 Oktober 2025. Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan data serta memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Kerja sama ini meliputi pengamanan satu fiber pair di sistem kabel bawah laut Super Sistem Batam Singapore (SSBS) yang menghubungkan Batam dan Singapura, serta term sheet satu fiber pair pada sistem BTI-1 yang menghubungkan Batam, Jakarta, dan Manado dengan cabang ke Gresik, Makassar, dan Balikpapan. Investasi untuk kedua kesepakatan ini mencapai lebih dari US$ 36 juta. Dengan adanya SSBS, JLM mendapatkan kendali penuh atas jalur internasional dan menjamin layanan yang berkualitas untuk pelanggan, terutama untuk kebutuhan data center, cloud, dan AI. BTI-1 merupakan backbone domestik yang dirancang agar kapasitas data tidak hanya terpusat di Jawa, melainkan tersebar ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah industri dan pemerintahan. Ini dianggap sebagai faktor penentu daya saing digital nasional. Kerja sama ini juga mencakup integrasi jaringan bawah laut dengan jaringan terestrial milik JLM, sehingga menyediakan layanan ujung-ke-ujung bagi pelanggan korporasi dan operator nasional. Langkah ini diharapkan meningkatkan kecepatan, keamanan, dan kontrol lalu lintas data di Indonesia.

Analisis Ahli

Andi Pratama (Telekomunikasi Expert)
Langkah ini sangat tepat dalam membangun kedaulatan digital Indonesia karena mengurangi ketergantungan pada jalur internasional yang dikuasai asing dan meningkatkan efisiensi jaringan domestik.
Rini Handayani (Ekonom Digital)
Investasi di sektor infrastruktur digital sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan memperkuat posisi Indonesia di pasar Asia Tenggara.