AI summary
1inch dan Innerworks berkolaborasi untuk meningkatkan keamanan DeFi melalui teknologi AI. Kolaborasi ini menciptakan sistem pertahanan yang mampu memprediksi serangan siber. Pendekatan baru ini menandai pergeseran dari pertahanan tradisional ke perlindungan yang terinspirasi oleh sistem imun. 1inch, sebuah aggregator bursa terdesentralisasi (DEX), bekerja sama dengan perusahaan keamanan siber Innerworks untuk meningkatkan perlindungan aset digital dengan teknologi AI. Kerja sama ini bertujuan melawan ancaman siber yang semakin canggih khususnya di dunia DeFi.Melalui integrasi teknologi device intelligence dan platform RedTeam milik Innerworks, 1inch ingin menciptakan sistem pertahanan yang dapat memprediksi dan mencegah serangan siber sebelum terjadi. Sistem ini juga secara rutin melakukan pengujian penetrasi secara etis agar kelemahan bisa ditemukan lebih awal.Serangan siber kini semakin menggunakan AI untuk membuat serangan yang terlihat seperti aktivitas manusia biasa. Oleh karena itu, Innerworks memakai model AI terkini untuk mempelajari cara kerja para hacker dan menyesuaikan sistem pertahanan 1inch secara otomatis tanpa memerlukan input dari pengguna.Pendekatan ini menggantikan cara pertahanan tradisional yang bersifat reaktif, menjadi sistem perlindungan adaptif yang bio-inspiratif, seperti sistem imun tubuh yang terus belajar dan beradaptasi terhadap berbagai ancaman. Dengan teknologi ini, 1inch berharap menjadi pelopor keamanan proaktif di industri Web3 dan DeFi.Selain fokus pada keamanan, 1inch juga terus mengembangkan ekosistemnya dengan menyediakan layanan seperti swap aset digital, dompet self-custody, dan kartu debit kripto. Sistem keamanan yang selalu diperbarui diharapkan bisa memberikan pengalaman yang aman dan nyaman untuk 25 juta penggunanya.
Integrasi AI dalam keamanan siber DeFi oleh 1inch dan Innerworks adalah langkah strategis yang sangat diperlukan mengingat kompleksitas ancaman yang terus berkembang. Namun, keberhasilan jangka panjangnya bergantung pada seberapa cepat sistem ini dapat beradaptasi terhadap metode serangan baru dan menjaga transparansi kepada pengguna.