Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

IBM Jalankan Algoritma Koreksi Kesalahan Kuantum di Chip AMD, Langkah Besar Komersialisasi

Teknologi
Pengembangan Software
software-development (5mo ago) software-development (5mo ago)
25 Okt 2025
196 dibaca
2 menit
IBM Jalankan Algoritma Koreksi Kesalahan Kuantum di Chip AMD, Langkah Besar Komersialisasi

Rangkuman 15 Detik

IBM berhasil menjalankan algoritma koreksi kesalahan pada chip AMD.
Kemajuan ini menunjukkan potensi komersialisasi komputer kuantum.
IBM memiliki rencana jangka panjang untuk mengembangkan komputer kuantum yang lebih canggih.
IBM mengumumkan pencapaian penting dalam teknologi komputer kuantum dengan berhasil menjalankan algoritma koreksi kesalahan pada chip yang umum digunakan dari AMD. Komputer kuantum menggunakan qubit yang sangat kuat tapi rentan terhadap kesalahan yang dapat menghambat proses komputasi. Algoritma yang dikembangkan IBM bertujuan untuk mengurangi efek kesalahan tersebut sehingga komputer kuantum dapat bekerja dengan lebih efektif. Dengan keberhasilan menjalankan algoritma ini di chip AMD yang harganya tidak terlalu mahal, IBM membuka jalan menuju komputer kuantum yang lebih praktis dan terjangkau. Dalam wawancara, Jay Gambetta, direktur penelitian IBM, mengatakan bahwa implementasi algoritma di chip AMD bahkan berjalan sepuluh kali lebih cepat dari yang dibutuhkan. Ini menunjukkan bahwa teknologi ini bukan hanya teori, tapi sudah bisa berfungsi dengan sangat baik di dunia nyata. IBM juga memiliki rencana jangka panjang untuk membangun komputer kuantum bernama Starling yang diharapkan selesai pada tahun 2029. Kabar keberhasilan ini langsung berdampak positif terhadap harga saham IBM dan AMD yang masing-masing naik sekitar 7,8% dan 7,6%. Berita ini juga menandai persaingan ketat di bidang komputasi kuantum antara IBM, Microsoft, dan Alphabet (Google) yang terus berusaha menciptakan teknologi ini agar menjadi solusi unggulan yang dapat memecahkan masalah yang sulit diselesaikan komputer tradisional.

Analisis Ahli

Jay Gambetta
Penerapan algoritma ini yang 10 kali lebih cepat dari kebutuhan merupakan langkah strategis besar menuju komputasi kuantum yang lebih praktis dan dapat diakses.