Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

XRP Kembali Jadi Mata Uang Kripto Terbesar Ketiga, Apa Rahasianya?

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
27 Okt 2025
172 dibaca
2 menit
XRP Kembali Jadi Mata Uang Kripto Terbesar Ketiga, Apa Rahasianya?

Rangkuman 15 Detik

XRP kembali meraih posisi ketiga dalam kapitalisasi pasar cryptocurrency.
Inisiatif Evernorth berpotensi memperketat pasokan XRP dan meningkatkan akumulasi institusional.
Pasar cryptocurrency menunjukkan pergeseran perhatian dari BNB ke XRP.
XRP mengalami lonjakan harga hingga 2,63 USD dan berhasil melewati Binance Coin (BNB) dalam hal kapitalisasi pasar. Pencapaian ini mengangkat XRP kembali ke posisi ketiga, yang sudah lama tidak ditempatinya secara konsisten. Momentum ini didorong oleh pergeseran dana ke XRP dan performa positif yang melebihi aset top lainnya. Salah satu faktor utama di balik kenaikan XRP adalah peluncuran Evernorth, inisiatif treasury digital yang bertujuan mengelola dan mengurangi suplai XRP yang beredar. Inisiatif ini didukung oleh SBI Group dan Chris Larsen dari Ripple, sekaligus mengkonfirmasi pendekatan strategis jangka panjang untuk aset ini. Dalam hal regulasi dan pengembangan produk, berbagai perusahaan besar seperti Grayscale dan WisdomTree telah mengajukan dokumen ETF XRP yang telah disesuaikan dengan umpan balik dari SEC, menandakan kemajuan positif dalam proses perizinan dan potensi investasi institusional yang semakin besar. Volume open interest futures XRP di CME melonjak ke 9,9 miliar USD, dan produk ETF spot XRP berhasil mengumpulkan lebih dari 100 juta USD hanya dalam beberapa minggu. Ini menunjukkan minat institusional yang kuat dan potensi likuiditas yang meningkat di pasar XRP. Meskipun sentimen ritel masih rendah, indikator teknis seperti RSI dan support di moving average harian menampilkan peluang besar untuk tren kenaikan berkelanjutan dengan target harga di 2,90 dan 3,40 USD, selama tidak ada gangguan besar dari kebijakan moneter seperti FOMC.

Analisis Ahli

Alex Ioannou
Lonjakan XRP tidak hanya karena sentimen pasar jangka pendek, tapi juga karena struktur pasar yang semakin matang dengan keterlibatan institusional yang meningkat. Ini menandai pematangan ekosistem XRP sebagai aset digital.