XRP Tembus Resistensi Rp 4.39 juta ($2,63) Didukung Minat Institusional Besar
Finansial
Mata Uang Kripto
27 Okt 2025
95 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
XRP menunjukkan tanda-tanda akumulasi institusional dengan peningkatan volume perdagangan.
Dukungan baru telah terbentuk di rentang $2.61-$2.63 setelah breakout.
Perkembangan regulasi dan ETF diharapkan dapat meningkatkan permintaan untuk XRP.
Pada sesi perdagangan hari Minggu, XRP mengalami kenaikan harga yang signifikan, melonjak dari Rp 43.42 juta ($2,60 k) e Rp 4.48 juta ($2,68) . Lonjakan ini disertai dengan menembus level resistensi penting di Rp 4.39 juta ($2,63) , yang sebelumnya menjadi penghalang harga untuk naik lebih tinggi.
Volume perdagangan XRP juga mengalami peningkatan dramatis, mencapai sekitar 106,5 juta unit hanya dalam satu jam saat breakout, atau 147% lebih tinggi dari rata-rata 24 jam sebelumnya. Ini menandakan adanya minat yang kuat dan akumulasi token secara serius.
Kenaikan harga ini didukung oleh komentar dari para manajer dana dan eksekutif perdagangan yang mencatat adanya arus masuk dana 'ratusan juta' ke produk yang terpapar XRP, menandakan minat institusional yang semakin menguat.
Secara teknikal, level dukungan baru terbentuk di kisaran Rp 4.36 juta ($2,61) -Rp 4.39 juta ($2,63) , dengan potensi resistensi di zona Rp 4.51 juta ($2,70) -Rp 4.59 juta ($2,75) . Indikator momentum seperti RSI dan MACD menunjukkan sinyal positif pada grafik harian, memperkuat prospek kenaikan harga.
Namun, para trader disarankan untuk memperhatikan apakah XRP mampu menjaga level support Rp 4.39 juta ($2,63) dan apakah volume perdagangan tetap tinggi. Gagal bertahan di bawah level tersebut dapat mengindikasikan potensi penurunan harga kembali ke rentang konsolidasi sebelumnya.
Analisis Ahli
Teucrium Trading executives
Mereka menyatakan adanya arus masuk dana 'ratusan juta' yang menunjukkan kepercayaan besar institusional terhadap XRP, memperkuat narasi akumulasi.