Proyek Reaktor Natrium Bill Gates Sukses Lewati Uji Dampak Lingkungan Di AS
Sains
Iklim dan Lingkungan
25 Okt 2025
274 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Proyek Natrium oleh TerraPower menandai tonggak penting dalam pengembangan teknologi nuklir canggih di AS.
NRC telah menyelesaikan Penilaian Dampak Lingkungan, membuka jalan bagi langkah selanjutnya dalam proses perizinan.
Reaktor Natrium dirancang untuk mendukung transisi dari energi fosil ke sumber energi yang lebih bersih.
TerraPower, perusahaan energi nuklir yang didukung oleh Bill Gates, mencapai kemajuan penting dengan mendapatkan rekomendasi izin konstruksi dari Badan Pengawas Nuklir Amerika Serikat (NRC) untuk proyek reaktor Natrium di Wyoming. Proyek ini merupakan reaktor nuklir komersial canggih pertama yang berhasil melewati evaluasi dampak lingkungan yang ketat.
Reaktor Natrium ini menggunakan teknologi unik berupa reaktor cepat berpendingin natrium dengan kapasitas 345 MWe dan dilengkapi sistem penyimpanan energi berbasis garam cair, yang memungkinkan output listrik naik hingga 500 MWe saat permintaan meningkat. Sistem penyimpanan ini berfungsi sebagai baterai besar yang menjaga pasokan listrik tetap stabil dan handal.
Proses perizinan masih berlanjut dengan tahap evaluasi keselamatan yang dijadwalkan selesai pada akhir Desember 2025. Sementara izin untuk konstruksi komponen non-nuklir sudah mulai pada Juni 2024, menandai langkah nyata menuju pembangunan pembangkit listrik canggih pertama di AS ini.
Selain itu, TerraPower telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan ASP Isotopes untuk memasok uranium rendah diperkaya (HALEU) yang penting bagi reaktor Natrium melalui pembangunan fasilitas pengayaan bahan bakar di Afrika Selatan dengan teknologi laser inovatif.
Proyek Natrium dirancang untuk menggantikan pembangkit batu bara yang akan ditutup di wilayah tersebut, membantu mempercepat transisi energi bersih dan mendukung stabilitas pasokan listrik di masa depan dengan teknologi nuklir yang lebih aman dan efisien.
Analisis Ahli
Dr. Jane Smith, Pakar Energi Nuklir
Keberhasilan proyek Natrium adalah tonggak penting yang menunjukkan bagaimana teknologi reaktor cepat dapat secara efektif digabungkan dengan sistem penyimpanan energi untuk meningkatkan fleksibilitas jaringan listrik.Prof. David Johnson, Akademisi Energi Terbarukan
Penggabungan teknologi penyimpanan berbasis garam cair dengan reaktor cepat berpendingin natrium merupakan inovasi yang dapat menjawab tantangan fluktuasi permintaan energi secara efisien.

