Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Crypto.com Ajukan Charter Bank AS untuk Perkuat Layanan Keuangan Digital

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
24 Okt 2025
163 dibaca
2 menit
Crypto.com Ajukan Charter Bank AS untuk Perkuat Layanan Keuangan Digital

Rangkuman 15 Detik

Crypto.com mengajukan aplikasi untuk mendapatkan charter bank nasional di AS.
Persetujuan dari OCC akan membantu Crypto.com beroperasi di bawah regulasi federal.
Crypto.com telah mendapatkan persetujuan di UEA sebagai penyedia layanan aset virtual yang terlisensi.
Crypto.com, sebuah platform perdagangan aset digital yang berpusat di Singapura, mengumumkan pada tanggal 24 Oktober bahwa mereka telah mengajukan permohonan National Trust Bank Charter kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC) di Amerika Serikat. Proses persetujuan ini biasanya memakan waktu antara 12 hingga 18 bulan untuk mendapatkan otorisasi operasional awal. Selama proses tersebut, OCC akan menilai apakah Crypto.com memenuhi semua persyaratan minimum untuk mendapatkan charter tersebut. Jika disetujui, operasi perbankan Crypto.com akan berada di bawah yurisdiksi federal AS, sehingga mengurangi regulasi yang berbeda-beda di tiap negara bagian yang saat ini mengatur layanan perbankan serupa. Crypto.com juga fokus pada ekspansi global yang cepat pada tahun 2025. Mereka baru-baru ini memperoleh persetujuan prinsipal dari Central Bank of the United Arab Emirates untuk Foris DAX Middle East FZ-LLC agar beroperasi sebagai Stored Value Facility, menjadikannya penyedia layanan aset virtual pertama yang mendapat pengakuan resmi di UAE. Harga token kripto milik Crypto.com, Cronos, sempat naik lebih dari 2% setelah pengumuman ini dan mencapai harga tertinggi Rp 2.56 juta ($0,0153) , sebelum turun kembali ke Rp 2.44 juta ($0,0146) saat artikel ini diterbitkan. Hal ini menunjukkan sentimen positif pasar terhadap langkah regulasi yang dijalankan Crypto.com. Banyak perusahaan kripto lainnya juga mengambil kesempatan dengan mengajukan charter bank di AS setelah adanya perubahan regulasi yang lebih mendukung digital assets. Di antaranya termasuk Coinbase, BitGo, Circle, Paxos, dan Ripple yang berharap dengan charter bank, mereka dapat meningkatkan inovasi serta integrasi aset digital ke sektor keuangan tradisional.

Analisis Ahli

Neha Narula (Director of the Digital Currency Initiative, MIT)
Pengajuan charter bank oleh perusahaan kripto seperti Crypto.com memperlihatkan bahwa sektor kripto mulai serius untuk integrasi dengan sistem keuangan tradisional dan regulasi, yang merupakan langkah penting untuk adopsi mainstream.