TLDR
Insiden pekerja di Palisades Nuclear Plant menunjukkan pentingnya keselamatan dan respon cepat dalam situasi darurat. Holtec berkomitmen untuk mempersiapkan Palisades Nuclear Plant untuk operasional kembali dengan melakukan pemulihan besar-besaran. Evaluasi radiasi yang dilakukan menunjukkan bahwa paparan pekerja diperkirakan masih di bawah batas regulasi dan administrasi. Pada tanggal 21 Oktober, seorang pekerja kontraktor di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Palisades jatuh ke dalam kolam reaktor yang penuh air saat menjalankan tugas di dalam bangunan penahanan. Insiden tersebut langsung ditangani oleh personel perlindungan radiasi yang segera menolong dan mengeluarkan pekerja dari air.Setelah kejadian, pekerja tersebut didekontaminasi dari kontaminasi radiasi yang ditemukan di rambutnya dan kemudian dirujuk ke fasilitas medis pada sore hari untuk memastikan kondisi kesehatannya. Pekerja dilaporkan telah mengenakan alat pelindung lengkap, termasuk rompi pelampung ketika bekerja di area berisiko tersebut.Palisades sendiri adalah pembangkit nuklir dengan daya 800 megawatt yang sejak Mei 2022 sempat dihentikan operasinya. Saat ini fasilitas tersebut sedang dalam proses persiapan untuk mengoperasikan kembali dengan sejumlah langkah teknis seperti pemasangan bahan bakar nuklir baru dan pekerjaan pemeliharaan peralatan utama.Otoritas pengawas nuklir Amerika Serikat, NRC, telah dikabari tentang kejadian ini dan sedang melakukan evaluasi terhadap faktor manusia yang menyebabkan kecelakaan tersebut. Proses restorasi sedang berlangsung baik pada turbin utama maupun pada pompa pendingin penting untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasi mendatang.Tim manajemen dari Holtec, perusahaan yang membeli Palisades pada 2022, menyatakan bahwa semua prosedur keselamatan serta standar industri dijalankan dengan benar saat insiden. Pembangkit ini diharapkan dapat segera kembali beroperasi dengan standar keamanan yang lebih tinggi di masa depan.