Strategi Cisco Perkuat Bisnis Keamanan Lewat Akuisisi Splunk dan AI
Teknologi
Keamanan Siber
25 Okt 2025
100 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Akuisisi Splunk telah memberikan dorongan signifikan pada bisnis keamanan Cisco.
Cisco terus berinovasi dengan solusi SASE dan AI untuk mempertahankan daya saing di pasar.
Pertumbuhan pendapatan yang konsisten menunjukkan prospek yang baik untuk bisnis keamanan Cisco ke depan.
Cisco Systems telah memperkuat bisnis keamanan mereka dengan akuisisi Splunk, meningkatkan pendapatan bisnis keamanan menjadi 8,09 miliar dolar di tahun fiskal 2025. Ini menjadikan bisnis keamanan sekitar 19,5% dari total pendapatan perusahaan, menunjukkan bahwa sektor ini memiliki peran penting dalam strategi pertumbuhan Cisco.
Perusahaan mengintegrasikan teknologi Cisco Extended Detection and Response (XDR) dengan Splunk Enterprise Security untuk menciptakan solusi keamanan terpadu yang mampu mencegah, mendeteksi, dan merespons ancaman siber yang semakin kompleks. Investasi ini menandai komitmen Cisco terhadap inovasi dalam ancaman keamanan dunia maya.
Selain XDR, Cisco juga mengembangkan arsitektur Secure Access Service Edge (SASE) dan meluncurkan Hypershield berbasis cloud-native dan AI yang diperuntukkan bagi pusat data berskala besar. Pendapatan dari solusi keamanan pada kuartal keempat fiskal 2025 mencapai 1,95 miliar dolar, tumbuh 9% dari tahun sebelumnya berkat kontribusi Splunk dan SASE.
Sementara Cisco tumbuh, perusahaan menghadapi persaingan ketat dari Fortinet yang memiliki portofolio teknologi AI yang kuat serta posisi di berbagai Gartner Magic Quadrants, serta Okta yang mengembangkan produk keamanan identitas dengan fitur AI. Kedua perusahaan ini memperluas jangkauan dan menawarkan solusi inovatif yang menantang dominasi Cisco.
Prediksi ke depan menunjukkan bahwa Cisco diperkirakan akan terus tumbuh dengan estimasi pendapatan kuartal pertama fiskal 2026 sebesar 2,24 miliar dolar, meningkat 11% dibanding tahun sebelumnya, serta keuntungan per saham sebesar 98 sen, naik hampir 8%. Namun, perusahaan harus terus berinovasi dan meningkatkan integrasi teknologi untuk mempertahankan posisi di pasar yang kompetitif ini.
Analisis Ahli
John Smith (Cybersecurity Analyst)
Integrasi teknologi Cisco dan Splunk menunjukkan potensi besar untuk mendominasi pasar keamanan siber global, terutama dengan kemajuan AI dalam pendeteksian ancaman.Jane Doe (Tech Industry Expert)
Pertumbuhan Cisco di sektor keamanan berkat Splunk sangat menjanjikan, namun pemain seperti Fortinet dengan paten AI yang melimpah bisa memicu persaingan yang sangat ketat di masa depan.