Pengampunan Presiden Trump untuk Pendiri Binance, Kontroversi Bisnis Kripto Keluarga Trump
Finansial
Mata Uang Kripto
24 Okt 2025
106 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Changpeng Zhao mendapatkan pengampunan dari Donald Trump setelah mengaku bersalah atas pencucian uang.
Industri kripto dihadapkan pada tantangan regulasi yang ketat dari pemerintahan Joe Biden.
Hubungan bisnis antara keluarga Trump dan Binance menjadi sorotan setelah pengampunan tersebut.
Changpeng Zhao atau CZ, pendiri Binance, platform perdagangan aset kripto terbesar di dunia, sempat menjalani hukuman penjara selama 4 bulan setelah mengaku bersalah mendukung pencucian uang. Meskipun jaksa AS meminta hukuman yang lebih berat hingga 3 tahun, hakim memberikan hukuman yang lebih ringan.
Pada 23 Oktober 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ampunan penuh kepada CZ. Pengampunan ini dipublikasikan oleh Gedung Putih dan menyebabkan banyak perbincangan, khususnya mengingat Zhao dilaporkan memiliki kaitan tidak langsung dengan bisnis kripto keluarga Trump.
Bisnis kripto yang dikelola oleh Donald Trump Jr. dan Eric Trump itu disebut-sebut telah menghasilkan pendapatan lebih dari US$ 4,5 miliar sejak pemilihan presiden 2024. Menurut laporan Wall Street Journal, Binance secara diam-diam menjadi platform perdagangan mitra perusahaan kripto milik keluarga Trump.
Kasus Zhao bukan satu-satunya yang dihadapi Binance; perusahaan tersebut juga didenda hingga US$ 4,3 miliar oleh otoritas AS dan menghadapi berbagai gugatan terkait penyalahgunaan aset dan operasi bursa tanpa izin. Namun hukuman serta denda yang diberikan jauh lebih ringan dibanding kasus kripto lain seperti yang dialami Sam Bankman-Fried.
Pengampunan ini mendapat pembelaan dari Gedung Putih yang menyatakan Zhao tidak bersalah atas penipuan atau merugikan pihak lain, dan amnesti dianggap sebagai bentuk keadilan. Namun, keputusan ini berpotensi memicu kontroversi terkait keadilan hukum dan perlakuan berbeda terhadap pelaku di industri kripto.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Kasus ini menunjukkan risiko politisasi dalam regulasi kripto, yang berbahaya bagi stabilitas ekosistem dan inovasi teknologi blockchain di masa depan.Nouriel Roubini
Sistem keuangan dan hukum AS harus bertindak tegas tanpa intervensi politik agar tidak membahayakan keadilan dan keamanan ekonomi global.