TechCrunch Disrupt 2025: Sesi Roundtable AI dan Startup dengan Diskon Spesial
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
23 Okt 2025
129 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
TechCrunch Disrupt 2025 menyediakan platform bagi para profesional untuk berbagi wawasan dan pengalaman.
Roundtable menawarkan kesempatan untuk terlibat langsung dengan para ahli dan mendapatkan wawasan mendalam tentang berbagai topik.
AI dan data menjadi fokus utama dalam mendisrupsi berbagai industri, termasuk konstruksi dan fintech.
TechCrunch Disrupt 2025 adalah acara teknologi tiga hari yang akan diadakan di San Francisco, menghadirkan sesi interaktif dengan pendiri startup, investor, dan pakar industri. Acara ini menawarkan kesempatan langka untuk berdiskusi langsung dalam kelompok kecil yang dikenal sebagai sesi roundtable.
Berbagai topik menarik akan dibahas, mulai dari AI dalam konstruksi, fintech, ruang angkasa, hingga pembangunan komunitas yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis. Para pembicara adalah tokoh-tokoh terkemuka di bidang masing-masing yang siap berbagi wawasan praktis dan strategi penting.
Para peserta juga dapat menikmati potongan harga tiket hingga 6,600,000 Rupiah serta diskon 60% untuk tiket tamu sebelum harga naik pada 27 Oktober. Tiket selain Expo+ Pass memberikan akses penuh ke semua sesi roundtable eksklusif.
Sesi-sesi akan membahas berbagai tantangan termasuk keamanan AI, strategi pemasaran, penyesuaian produk agar terus berkembang, serta bagaimana startup dapat sukses melewati proses IPO dan membangun kepercayaan dalam ekosistem usaha modal ventura.
Event ini bukan hanya tentang mendengarkan tetapi juga membangun jaringan, berbagi pengalaman, dan menemukan peluang kerjasama baru di ranah teknologi dan investasi startup yang terus berkembang di era AI dan digitalisasi.
Analisis Ahli
Gabriel Kra
Menghadirkan panduan praktis dalam kondisi pasar yang sulit untuk Series A mencerminkan pemahaman mendalam tentang dinamika pendanaan startup saat ini.Rohit Patel
Fokus pada evaluasi dan keamanan AI sangat krusial karena AI semakin banyak diterapkan di dunia nyata dan menuntut kepatuhan serta kontrol ketat.Tasneem Amina
Menekankan pembangunan komunitas yang skalabel sebagai motor utama pertumbuhan bisnis menunjukkan pendekatan baru dalam loyalitas pelanggan dan ekosistem.

