Leica Luncurkan Kamera M EV1 dengan EVF, Menghapus Rangefinder Tradisional
Teknologi
Gadgets dan Wearable
23 Okt 2025
38 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
M EV1 adalah kamera pertama Leica yang tidak menggunakan sistem rangefinder.
Kamera ini menawarkan teknologi viewfinder elektronik dengan fitur fokus manual.
Harga M EV1 tetap tinggi meskipun tidak memiliki rangefinder tradisional.
Leica baru saja mengumumkan kamera M-mount baru yang dinamakan Leica M EV1. Ini adalah kamera pertama dalam seri M yang tidak menggunakan sistem fokus rangefinder optik tradisional, melainkan menggunakan electronic viewfinder (EVF) berkualitas tinggi dengan 5,76 juta titik. Kamera ini dirancang berdasarkan model Leica M11-P dengan beberapa perubahan besar pada desainnya.
Kamera ini masih mempertahankan sensor full-frame beresolusi tinggi 60 megapiksel dan kemampuan fotografi manual fokus seperti pendahulunya, namun sekarang fotografer dapat melihat langsung melalui lensa memakai EVF atau layar belakang. Hal ini membuat penggunaan lensa dengan focal length ekstrem seperti ultrawide dan telephoto menjadi lebih mudah dan akurat dibandingkan fokus manual melalui rangefinder.
Desain Leica M EV1 berbeda karena menghilangkan jendela rangefinder di bagian depan kamera yang selama ini menjadi ciri khas. Area tersebut dibiarkan kosong dan kini terdapat lampu LED pengatur timer di lokasi jendela rangefinder lama. Meskipun perubahan ini terasa janggal bagi sebagian penggemar Leica, ini adalah langkah untuk beradaptasi dengan teknologi digital modern.
Fungsi kontrol juga mengalami perubahan, dengan lever depan yang sebelumnya digunakan untuk melihat frame line kini menjadi tombol fungsi yang dapat disesuaikan untuk mengaktifkan fitur seperti fokus peaking dan pembesaran. Kamera ini juga tidak lagi memiliki dial ISO fisik seperti model sebelumnya, melainkan pengaturan ISO diakses melalui menu fungsi digital.
Leica M EV1 dijual di pasar Eropa dengan harga €7.950 dan akan masuk pasar Amerika Serikat dengan harga sekitar Rp 150.22 ribu ($8.995) setelah melewati proses izin FCC. Kamera ini tidak merekam video dan tetap mempertahankan stabilitas dan kualitas tinggi seri M, menjadikannya pilihan eksklusif untuk fotografer profesional yang menginginkan alat manual fokus modern.
Analisis Ahli
Antonio G. Di Benedetto
Perubahan Leica ini adalah minimalis yang disengaja untuk melihat respon pasar, tapi ketiadaan viewfinder optik dan desain yang belum matang bisa jadi membuat penggemar lama merasa kecewa.

