Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa IBM Jadi Saham Defensif dengan Potensi Besar di Tengah Tren AI

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
23 Okt 2025
73 dibaca
2 menit
Mengapa IBM Jadi Saham Defensif dengan Potensi Besar di Tengah Tren AI

Rangkuman 15 Detik

IBM memiliki potensi investasi yang kuat berkat fokus pada AI dan tokenisasi.
Perusahaan ini dapat berfungsi sebagai investasi defensif di tengah ketidakpastian pasar.
Konsultasi dan integrasi dengan institusi keuangan adalah keunggulan kompetitif IBM.
IBM Common Stock alias IBM sedang menjadi sorotan sebagai salah satu saham yang sedang tren. Perusahaan ini mengalami perubahan besar sejak tahun 2020 di mana manajemennya berfokus pada teknologi kecerdasan buatan (AI) dan tokenisasi, dua bidang yang sangat menjanjikan di pasar. Jessica Inskip dari StockBrokers menjelaskan bahwa IBM punya banyak sumber pendapatan yang membuatnya menarik untuk dikoleksi. Salah satu kekuatan IBM adalah peran mereka dalam arsitektur perusahaan dan layanan konsultasi yang sangat erat hubungannya dengan berbagai institusi keuangan dan perusahaan besar. IBM tidak sekadar bersaing pada teknologi AI yang ada, tapi juga menjadi bagian penting dalam aturan dan tata kelola yang diperlukan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk mematuhi regulasi. Selain AI, IBM juga aktif dalam mengembangkan solusi tokenisasi yang makin banyak dipakai dalam pasar keuangan dan transaksi digital. Tokenisasi ini membuat pasar lebih efisien dan IBM adalah salah satu pemimpin solusi di bidang ini. Dengan demikian, pendapatan IBM tidak hanya bergantung pada satu produk, tapi dari beberapa sumber yang membuatnya stabil. Pandangan Jessica Inskip menyebut IBM sebagai saham defensif karena pendapatan IBM dari perusahaan besar umumnya bersifat berulang dan tahan terhadap guncangan ekonomi makro. Namun, di saat yang sama IBM punya peluang naik karena eksposurnya pada AI yang sedang berkembang pesat. Hal ini membuat IBM cocok bagi investor yang mencari keseimbangan antara risiko dan potensi keuntungan. Meski demikian, penulis artikel ini juga menekankan bahwa ada saham-saham AI lain yang lebih murah dengan potensi kenaikan lebih besar dalam jangka pendek, terutama yang mendapat keuntungan dari kebijakan tarif dan onshoring. Jadi, meskipun IBM menarik, investor jangan lupa mencari peluang lain sesuai profil risiko mereka.

Analisis Ahli

Jessica Inskip
IBM memiliki keunggulan unik karena integrasi mendalam dengan arsitektur perusahaan dan konsultasi, yang menjadikannya saham defensif dengan potensi pertumbuhan dari AI dan tokenisasi.