Apple Kurangi Produksi iPhone Air di Tengah Tantangan Ponsel Tipis
Teknologi
Gadgets dan Wearable
23 Okt 2025
177 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Produksi iPhone Air akan dipangkas secara drastis, menunjukkan kurangnya minat pasar.
iPhone 17 menunjukkan peningkatan penjualan yang signifikan dibandingkan model sebelumnya.
Samsung menghadapi tantangan dengan Galaxy S26 Edge, yang mungkin dibatalkan karena penjualan yang buruk.
Apple mengambil langkah untuk memangkas produksi iPhone Air secara signifikan, bahkan sampai level hampir seperti menghentikan produksi, meskipun seluruh produksi iPhone 17 diproyeksikan tetap kuat antara 85 sampai 90 juta unit. Hal ini terjadi setelah rumor di Samsung yang juga membatalkan Galaxy S26 Edge akibat penjualan S25 Edge yang kurang memuaskan.
iPhone Air sendiri adalah model ultra-tipis pertama Apple yang mendapat sorotan karena desainnya yang ramping dan ringan. Namun, beberapa kekurangan seperti daya tahan baterai yang lebih rendah dan hanya dilengkapi kamera tunggal membuatnya kurang diminati dibandingkan iPhone 17 Pro yang lebih lengkap fiturnya.
Dalam laporan, Apple memutuskan menaikkan produksi iPhone 17 varian dasar dan Pro, sambil mengurangi output iPhone Air mulai November. Ini sesuai dengan data dari Counterpoint yang menunjukkan penjualan iPhone 17 lebih tinggi 14 persen dibandingkan seri sebelumnya, terutama karena model dasar dan Pro yang diminati berkat peningkatan fitur seperti layar yang selalu aktif.
Meski persaingan ketat di segmen ponsel ultra-tipis, baik Apple dengan iPhone Air maupun Samsung dengan S25 Edge, menghadapi tantangan yang sama yaitu pasar yang kurang responsif terhadap perangkat dengan desain sangat tipis tapi fitur yang lebih terbatas. Ini terasa seperti fase adaptasi kepada kebutuhan konsumen yang masih mengutamakan kinerja lebih dari penampilan.
Tren ini memberikan gambaran bahwa Apple kemungkinan akan lebih fokus mengembangkan model utama dan Pro dengan fitur lengkap sambil menyiapkan teknologi baru seperti iPhone lipat untuk masa depan, sehingga ponsel ultra-tipis seperti iPhone Air mungkin hanya sebagai eksperimen awal yang tidak akan diproduksi masif.
Analisis Ahli
Allison Johnson (The Verge)
Desain tipis memang menarik dan membuat pengalaman penggunaan lebih ringan, namun baterai dan kamera yang kurang memuaskan membuat ponsel seperti iPhone Air kurang diminati secara luas.

