Mengapa Analis Wall Street Optimis Saham Nvidia dan Microsoft Bakal Melejit
Teknologi
Kecerdasan Buatan
22 Okt 2025
8 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Nvidia memiliki keunggulan kompetitif yang kuat dalam pasar akselerator data center.
Microsoft berada di posisi yang baik untuk memanfaatkan pertumbuhan kecerdasan buatan melalui software dan layanan cloud-nya.
Target harga yang meningkat dari analis menunjukkan keyakinan pasar terhadap potensi pertumbuhan kedua perusahaan ini.
Nvidia dan Microsoft adalah dua perusahaan teknologi terbesar dunia yang sekarang sedang mendapat sorotan karena potensi pertumbuhan besar dalam sektor kecerdasan buatan (AI). Analis Wall Street telah menaikkan target harga saham mereka signifikan, memperkirakan keuntungan besar bagi para pemegang saham dalam 12 bulan mendatang. Nvidia dikenal sebagai pemimpin pasar akselerator data center dengan pangsa pasar lebih dari 90%.
Nvidia tidak hanya fokus pada pengembangan GPU, tapi juga mengembangkan seluruh sistem termasuk CPU, jaringan, dan software yang mendukung pengembangan AI. Pendekatan ini membuat produk mereka lebih efisien dan murah dalam jangka panjang. Keunggulan software CUDA yang mendukung pengembangan aplikasi AI semakin memperkokoh posisi Nvidia.
Di sisi lain, Microsoft memiliki kekuatan besar dalam software untuk bisnis serta layanan cloud Azure yang merupakan yang terbesar kedua setelah Amazon Web Services. Microsoft juga telah mengintegrasikan AI ke berbagai produk software populernya, seperti Office 365 dengan copilot AI yang telah digunakan oleh lebih dari 100 juta pengguna aktif setiap bulan.
Analis memprediksi Nvidia akan tumbuh dengan laju pendapatan sekitar 36% per tahun selama tiga tahun ke depan, sedangkan Microsoft diperkirakan tumbuh sekitar 12% per tahun. Namun, valuasi Nvidia sudah lebih wajar bila dilihat dari rasio PEG dibandingkan dengan Microsoft yang terlihat mahal saat ini, meskipun potensi keduanya masih sangat besar.
Walau Nvidia dan Microsoft sangat menjanjikan, Motley Fool Stock Advisor menyarankan ada 10 saham lain yang lebih menarik untuk dibeli saat ini, berdasarkan rekam jejak dan potensi keuntungan yang luar biasa dalam jangka panjang. Investor disarankan untuk mempertimbangkan semua opsi sebelum membuat keputusan investasi.
Analisis Ahli
Frank Lee
Menaikkan target harga Nvidia ke $320 karena potensi pertumbuhan pendapatan yang tinggi di segmen data center dan AI.Timothy Arcuri
Setuju dengan target harga Nvidia di $320 dan menyoroti kekuatan CUDA sebagai keunggulan kompetitif Nvidia.Michael Turrin
Menaikkan target Microsoft ke $675 berkat pertumbuhan pesat layanan cloud Azure dan penetrasi AI di software enterprise.Terry Tillman
Mendukung target harga Microsoft dan memprediksi momentum pertumbuhan akan berlanjut dengan pengembangan kapasitas data center.