Investasi AI: Pilih Palantir Atau BigBear.ai untuk Hasil Maksimal?
Teknologi
Kecerdasan Buatan
22 Okt 2025
275 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Palantir menunjukkan kinerja yang kuat dengan pertumbuhan pendapatan yang signifikan.
BigBear.ai mengalami tantangan dan penurunan pendapatan yang merugikan.
Investor harus lebih fokus pada peluang investasi di Palantir dibandingkan dengan BigBear.ai.
Pasar teknologi kecerdasan buatan (AI) tengah berkembang pesat, di mana dua perusahaan yaitu Palantir Technologies dan BigBear.ai mencatat kenaikan saham lebih dari 300 persen dalam setahun terakhir. Namun, performa kedua perusahaan ini berbeda jauh, menyebabkan investor perlu mempertimbangkan strategi alokasi dana yang tepat di antara keduanya untuk mendapatkan hasil yang optimal dan risiko minimal.
Palantir berhasil menunjukkan performa gemilang dengan peningkatan pendapatan sebesar 68 persen di bisnis AS, terutama dari sektor komersial dan pemerintah yang masing-masing tumbuh sebesar 93 persen dan 53 persen. Selain itu, mereka berhasil mengamankan 157 kontrak dengan nilai minimum masing-masing satu juta dolar AS, dengan total kontrak mencapai 2,27 miliar dolar AS, naik 140 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebaliknya, BigBear.ai menghadapi tantangan serius dengan penurunan pendapatan kuartal kedua sebesar 18 persen menjadi 32,5 juta dolar AS. Hal ini disebabkan karena belum berhasilnya produk mereka mendapatkan penerimaan dari pemerintah AS, termasuk Angkatan Darat. Penurunan ini menyebabkan revisi menurunkan target pendapatan tahunan mereka menjadi 125 sampai 140 juta dolar AS dari perkiraan sebelumnya yaitu 160 sampai 180 juta dolar AS.
Sementara Palantir semakin optimis dengan pandangan masa depan yang cerah dan menaikkan proyeksi pendapatan tahun penuh hingga lebih dari 4 miliar dolar AS, BigBear.ai masih berjuang dengan backlog kontrak sebesar 380 juta dolar AS, tetapi hanya 4 persen di antaranya yang telah disetujui. Mereka juga mengalami kerugian EBITDA yang lebih besar akibat biaya riset dan margin kotor yang rendah.
Bagi investor yang mempertimbangkan saham dalam sektor AI, Palantir menawarkan peluang yang lebih menjanjikan karena pertumbuhan yang kuat dan manajemen yang percaya diri. Namun, BigBear.ai juga bisa dianggap sebagai investasi dengan risiko yang lebih tinggi namun potensi teknologinya bisa berkembang, terutama dengan kerja sama baru dan penambahan solusi AI yang terus dikembangkan.
Analisis Ahli
Mary Meeker (Venture Capitalist)
Palantir memiliki strategi yang sangat solid dengan fokus pada kontrak besar dan diversifikasi pelanggan, memberikan keunggulan kompetitif jangka panjang di pasar AI yang sangat berkembang.Ben Thompson (Tech Analyst)
Pasar AI menawarkan potensi besar, tetapi perusahaan seperti BigBear.ai harus mengatasi kelemahan dalam eksekusi dan birokrasi pemerintah agar bisa tumbuh secara berkelanjutan.