Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Somnia Data Streams: Teknologi Baru yang Bisa Dongkrak Harga SOMI di 2025

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
22 Okt 2025
187 dibaca
2 menit
Somnia Data Streams: Teknologi Baru yang Bisa Dongkrak Harga SOMI di 2025

Rangkuman 15 Detik

Somnia memperkenalkan Data Streams untuk meningkatkan kinerja aplikasi blockchain.
Harga SOMI menunjukkan tren bearish tetapi ada potensi untuk pemulihan jika level tertentu dipertahankan.
Data Streams dirancang untuk mengatasi keterbatasan sistem RPC tradisional dan memberikan pengalaman pengembang yang lebih baik.
Somnia Crypto memperkenalkan fitur inovatif bernama Data Streams yang memungkinkan aplikasi blockchain mendapatkan data langsung dan real-time. Ini sangat berguna untuk aplikasi seperti trading, game, dan pasar prediksi yang memerlukan respon cepat dan data yang selalu up to date. Fitur Data Streams berbeda dengan cara tradisional yang biasa digunakan dengan menarik data berulang kali melalui indexers atau API. Kini, data blockchain akan didorong langsung ke aplikasi begitu ada perubahan, sehingga pengembang bisa lebih mudah dan hemat biaya. Teknologi Data Streams merupakan bagian dari jaringan Layer-1 Somnia yang sudah memiliki kecepatan finalitas sub-detik dan mampu menangani jutaan transaksi dalam pengujian. Dengan demikian, aplikasi Web3 bisa terasa lebih responsif dan mirip aplikasi Web2 dalam hal kecepatan. Dari sisi harga, SOMI saat ini masih berada dalam tren turun dengan banyaknya tekanan jual. Level resistance penting berada di harga sekitar Rp 918.50 ribu ($0,55) sampai Rp 1.00 juta ($0,60) dan hanya jika harga berhasil menembusnya dengan volume tinggi, ada peluang kenaikan menuju Rp 1.04 juta ($0,62) sampai Rp 1.14 juta ($0,68) . Secara keseluruhan, kesuksesan teknologi baru ini berpotensi membawa dampak positif bagi harga SOMI di masa depan, terutama jika mampu menarik lebih banyak pengembang dan proyek untuk memanfaatkan Data Streams dalam produknya.