NVIDIA dan MediaTek Rilis Superchip AI untuk Komputer Desktop Kuat dan Hemat Energi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
21 Okt 2025
284 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
NVIDIA dan MediaTek telah berkolaborasi untuk menciptakan chip super yang mendukung pengembangan AI.
DGX Spark memungkinkan pengembang untuk bekerja dengan model AI besar secara efisien di desktop.
Investasi di saham NVIDIA dianggap menjanjikan, meskipun ada opsi lain yang mungkin menawarkan potensi lebih besar.
NVIDIA bersama MediaTek mengumumkan kerjasama dalam pembuatan GB10 Grace Blackwell Superchip yang digunakan di perangkat DGX Spark, sebuah komputer AI yang dirancang khusus untuk pengembang agar dapat menguji dan menjalankan model AI besar langsung dari desktop mereka. Ini merupakan inovasi penting di dunia komputasi AI yang semakin membutuhkan performa tinggi dan efisiensi daya.
Superchip ini menggabungkan GPU Blackwell generasi terbaru dengan CPU Arm 20-core yang dibuat oleh MediaTek, menghasilkan sebuah sistem dengan memori terpadu sebesar 128GB dan kemampuan AI hingga 1 PFLOP. Teknologi ini dirancang untuk mempercepat proses penyetelan model AI dan inferensi secara real-time, memungkinkan pengembang bekerja dengan model hingga 200 miliar parameter.
DGX Spark juga dilengkapi dengan teknologi jaringan ConnectX-7 yang memungkinkan dua unit DGX Spark terhubung bersama. Dengan kemampuan ini, model AI yang dapat diproses bisa mencapai 405 miliar parameter, memberikan fleksibilitas lebih besar bagi para pengembang dan peneliti AI.
Selain performa tinggi, DGX Spark juga sangat efisien dalam penggunaan daya sehingga cukup menggunakan colokan listrik standar. Desainnya yang kompak membuat perangkat ini mudah ditempatkan di meja kerja tanpa memerlukan ruang besar seperti pusat data tradisional, membuka peluang penggunaan luas untuk pengembangan AI di berbagai lingkungan.
Meskipun NVIDIA dan MediaTek adalah pemain utama dalam pengembangan teknologi ini, artikel juga menyinggung adanya saham AI lain yang dianggap lebih undervalued dan berpotensi memberikan keuntungan investasi lebih besar, terutama yang terkait dengan tarif era Trump dan tren onshoring. Ini memicu pertimbangan bagi investor dalam memilih saham AI yang paling menguntungkan.
Analisis Ahli
Jensen Huang
Kerjasama ini adalah langkah strategis NVIDIA untuk mendominasi pasar komputasi AI dengan memberikan solusi lengkap yang kuat dan efisien.Rick Tsai
MediaTek berhasil menghadirkan teknologi CPU dan memori yang sangat disesuaikan untuk kebutuhan AI, mendukung tren komputasi berdaya rendah.