TLDR
Migrasi Tumblr ke WordPress masih menjadi tantangan besar bagi Automattic. Matt Mullenweg mengakui bahwa Tumblr adalah proyek yang belum menguntungkan. Komunitas WordPress perlu lebih berpartisipasi dan memilih dukungan untuk bisnis yang berkontribusi pada ekosistem open source. Matt Mullenweg, co-founder WordPress dan CEO Automattic, mengakui bahwa mengakuisisi Tumblr menjadi kegagalan terbesar yang dialaminya. Tumblr masih berada di sistem teknologi berbeda dari WordPress, sehingga rencana pemindahan backend sempat tertunda karena biaya sangat besar dan Tumblr belum menghasilkan keuntungan.Automattic mencoba mengurangi beban biaya Tumblr dengan pemutusan hubungan kerja dan mengalihkan sumber daya ke bisnis yang lebih menguntungkan. Meski demikian, usaha ini belum menghasilkan perbaikan yang signifikan, dan Tumblr masih menjadi beban bagi perusahaan.Jika Tumblr bisa dipindahkan ke backend WordPress, maka pengelolaan akan jadi lebih sederhana dan murah. Selain itu, Tumblr bisa terhubung ke fediverse, sebuah jaringan sosial terbuka yang ingin didorong oleh Automattic sebagai bagian dari masa depan internet terbuka.Di luar Tumblr, Automattic sedang mengembangkan beberapa proyek lain seperti Playground yang memungkinkan WordPress dijalankan di browser, serta aplikasi pesan Beeper yang akan mendukung integrasi dengan layanan pesan lain termasuk KakaoTalk dan aplikasi kencan.Mullenweg juga membahas pandangannya tentang teknologi AI, menyatakan bahwa mereka tidak ingin menolak AI, tetapi berencana memberi label untuk konten yang dihasilkan AI supaya pengguna bisa memilahnya dengan mudah. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan etika di komunitas WordPress, termasuk kritik pada hosting WP Engine yang dianggap kurang memberikan kontribusi.