Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tren Dominan Stablecoin dan Adopsi Blockchain Institusional di Eropa 2026

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
21 Okt 2025
39 dibaca
2 menit
Tren Dominan Stablecoin dan Adopsi Blockchain Institusional di Eropa 2026

Rangkuman 15 Detik

Adopsi stablecoins dan tokenisasi aset menjadi sorotan utama di EBC 2025.
Institusi di Eropa mengambil pendekatan bertahap dalam penerapan teknologi blockchain dibandingkan dengan AS.
Masa depan CBDC di Eropa tampak positif dengan rencana pengembangan oleh European Central Bank.
Konvensi Blockchain Eropa (EBC) 2025 di Barcelona menandingkan perkembangan besar dalam adopsi teknologi blockchain dan crypto di kalangan institusi. Perhatian utama tahun ini adalah pada stabilcoin, tokenisasi aset dunia nyata, serta pengelolaan aset digital yang makin populer. Acara ini mempertemukan berbagai pelaku industri dari berbagai negara, termasuk venture capital dari Kanada dan startup Asia. Victoria Gago, salah satu pendiri EBC, menyatakan bahwa perbedaan mendasar antara Eropa dan Amerika Serikat adalah pendekatan adopsi yang lebih bertahap di Eropa. Di Eropa, meskipun teknologi sudah semakin dikenal, investor institusional masih berhati-hati dan pasar stabilcoin euro masih belum berkembang pesat dibandingkan dengan dolar AS yang mendominasi pasar global. Saat ini pasar stabilcoin global bernilai sekitar 315,9 miliar dolar, dengan sebagian besar merupakan token yang dipatok pada dolar AS seperti USDT dan USDC. Di sisi lain, EUR stabilcoin baru mencapai kisaran 642 juta dolar saja, meski regulasi MiCA telah memberikan panduan yang jelas. Namun, ada langkah maju dengan kolaborasi bank-bank Eropa yang mulai meluncurkan stabilcoin euro resmi. Selain stabilcoin, tren lain yang mulai muncul di Eropa adalah Digital Asset Treasuries (DATs) yang memungkinkan institusi keuangan menyimpan sebagian asetnya dalam bentuk kripto. Meskipun tren ini awalnya kuat di AS, Eropa mulai mengikutinya secara perlahan. Adapun rencana pengembangan CBDC oleh European Central Bank juga diperkirakan akan berjalan seiring dengan stabilcoin. Gago juga mengungkapkan bahwa beberapa tantangan masih harus diatasi, seperti infrastruktur teknologi yang belum sepenuhnya terintegrasi dan kebutuhan untuk menghubungkan sistem lama dengan teknologi baru. Konvensi tambahan seperti Digital Assets Forum yang akan diadakan di London dan Abu Dhabi menunjukkan minat global yang terus meningkat untuk mengembangkan sistem keuangan masa depan menggunakan blockchain dan AI.

Analisis Ahli

Victoria Gago
Stabilcoin dan tokenisasi aset adalah masa depan finansial Eropa, meski prosesnya lambat namun pasti menuju integrasi teknologi yang lebih mendalam dengan instrumen keuangan tradisional.