TLDR
Google akan mengizinkan penggemar untuk mencoba ponsel Pixel yang sedang dalam pengembangan. Program ini bertujuan untuk mendapatkan umpan balik langsung dari penggemar. Google mulai mengadopsi strategi transparansi untuk mengatasi kebocoran informasi. Google terkenal dengan ponsel Pixel-nya yang sering bocor sebelum peluncuran resmi. Banyak bocoran berupa unboxing, pembongkaran, dan bahkan ulasan muncul di internet sebelum Google mengumumkan produk mereka. Ini menjadi fenomena yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.Untuk menghadapi masalah ini, Google berencana membuat sebuah program bernama 'The Trusted Tester program'. Dalam program tersebut, 15 penggemar yang beruntung akan dipilih untuk mencoba ponsel Pixel yang masih dalam tahap pengembangan. Mereka akan mendapatkan ponsel tersebut lebih awal dari publik.Para peserta harus menandatangani NDA (perjanjian kerahasiaan) dan wajib menggunakan casing khusus yang dirancang untuk menyamarkan desain ponsel saat digunakan di luar ruangan. Hal ini bertujuan agar ponsel tetap aman dari bocoran foto atau video yang tidak diinginkan.Langkah ini berbeda dengan praktik umum perusahaan teknologi yang biasanya hanya memberi kesempatan uji coba kepada karyawan dengan perangkat yang disamarkan. Dengan melibatkan penggemar, Google ingin mendapatkan masukan langsung dari pengguna yang antusias dan berpengaruh.Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Google terkait program ini, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa Google mulai menerima kenyataan bahwa bocoran sulit dihindari, dan mereka memilih strategi bergabung dengan komunitas penggemar untuk mengontrol dan membentuk pengalaman peluncuran produk baru.