Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Prologis Catat Rekor Pendapatan dan Naikkan Panduan Laba 2025

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
18 Okt 2025
66 dibaca
2 menit
Prologis Catat Rekor Pendapatan dan Naikkan Panduan Laba 2025

Rangkuman 15 Detik

Prologis mengalami lonjakan permintaan sewa yang signifikan dan mencetak rekor pendapatan.
Proyeksi pendapatan untuk tahun 2025 telah dinaikkan, menunjukkan optimisme terhadap permintaan ruang logistik.
Meskipun ada permintaan yang tinggi, tingkat kekosongan pasar tetap menjadi risiko yang perlu diperhatikan.
Prologis baru-baru ini melaporkan hasil kuartal ketiga yang paling tinggi dalam sejarah perusahaan dengan pendapatan mencapai Rp 36.91 triliun (US$2,21 miliar) . Lonjakan besar terjadi dalam aktivitas penyewaan, dengan ruang baru yang disewakan mencapai 62 juta kaki persegi, didorong oleh permintaan yang kuat untuk gudang dan pusat data. Okupansi portofolio Prologis kini meningkat menjadi 95,3%, menunjukkan bahwa lebih banyak ruang properti mereka berhasil disewa atau digunakan oleh penyewa. Kondisi ini menjadi faktor utama di balik kenaikan panduan laba tahun 2025, yang sekarang diperkirakan berada di kisaran Rp 5.68 juta (US$3,40) hingga Rp 5.84 juta (US$3,50) per saham terdilusi. Manajemen perusahaan menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap potensi pendapatan dan laba di masa depan berdasarkan tren permintaan yang meningkat, terutama dari sektor teknologi dan logistik. Namun, tingkat kekosongan pasar yang tinggi masih menjadi perhatian karena dapat menghambat kemampuan perusahaan dalam menaikkan harga sewa. Proyeksi ke depan memperkirakan Prologis akan mencapai pendapatan sekitar Rp 161.99 triliun (US$9,7 miliar) dan laba Rp 60.12 triliun (US$3,6 miliar) pada tahun 2028, dengan laju pertumbuhan pendapatan tahunan sekitar 3%. Berbagai estimasi nilai wajar saham Prologis berkisar dari Rp 1.72 juta (US$103) hingga Rp 202.82 juta (US$121,45) , menandakan beragam pandangan investor. Investor disarankan untuk memperhatikan keseimbangan antara peningkatan aktivitas penyewaan dan risiko akibat kekosongan ruang yang masih tinggi. Berita terbaru memperkuat optimisme jangka pendek, tetapi penting juga untuk memantau bagaimana situasi pasar akan berubah dalam beberapa tahun ke depan.

Analisis Ahli

Brian Stoffers (CFO Prologis)
Panduan laba yang lebih tinggi menunjukkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental permintaan di pasar utama kami, tetapi kami tetap waspada terhadap dinamika pasar yang dapat berubah dengan cepat.
John Morris (Analis Industri Real Estat)
Pertumbuhan aktivitas penyewaan dan peningkatan okupansi menjadi sinyal positif, namun investor harus mempertimbangkan risiko dampak dari surplus ruang dan persaingan harga yang mungkin muncul.