Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ulasan 3 Alat Trading Kripto AI Tanpa Perlu Coding Untuk Pemula

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
18 Okt 2025
137 dibaca
2 menit
Ulasan 3 Alat Trading Kripto AI Tanpa Perlu Coding Untuk Pemula

Rangkuman 15 Detik

Alat AI dapat membantu trader crypto dalam mengautomasi strategi perdagangan.
Risiko tetap ada dalam perdagangan crypto, bahkan dengan penggunaan strategi yang canggih.
Pengguna harus memiliki harapan yang realistis dan kesabaran saat menggunakan alat trading otomatis.
Pasar kripto makin berkembang cepat dan dinamis, mendorong banyak trader untuk menggunakan alat trading berbasis kecerdasan buatan atau AI agar bisa mendapatkan keuntungan lebih baik. Alat-alat ini membantu pengguna mengotomatisasi strategi trading tanpa harus paham teknologi pengembangannya. Namun, banyaknya pilihan alat AI membuat trader bingung dalam memilih yang paling cocok dan aman digunakan. Stoic AI adalah salah satu platform yang menawarkan strategi trading kuantitatif berkualitas institusional yang sudah diujicobakan sejak tahun 2017. Pengguna cukup menghubungkan akun exchange mereka lewat API dan memilih salah satu dari empat strategi siap pakai, seperti strategi netral pasar yang bisa untung saat harga naik maupun turun, sampai strategi yield Bitcoin untuk penggemar Bitcoin jangka panjang. Botty menggunakan algoritma yang sudah diuji pada lebih dari 30,000 pengguna dan fokus pada koin-koin populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana untuk mengurangi risiko. Botty juga menyediakan mode demo agar pengguna baru bisa bereksperimen tanpa risiko uang sungguhan. Model bisnis Botty tidak menggunakan biaya bulanan tetap, tapi komisi dari hasil trading yang berhasil. CryptoHopper adalah platform otomatisasi trading yang cocok untuk pemula dan trader menengah, dengan fitur seperti drag-and-drop untuk membuat bot, marketplace untuk strategi copy, serta simulasi trading. Meski hanya mendukung trading spot, platform ini cukup kaya fitur supaya pengguna bisa uji coba dan mengelola portfolio dengan mudah. Namun, hasil backtest terkadang tidak sama persis dengan hasil trading nyata. Meski alat trading AI membawa kemudahan dan inovasi, risiko seperti ekspektasi tidak realistis dan ketidakpastian pasar sangat perlu diperhatikan. Pakar AI menyebutkan bahwa perkembangan menuju Artificial General Intelligence (AGI) akan membantu mengatasi tantangan pasar kripto yang cepat berubah, sehingga mampu meningkatkan keandalan dan efektivitas alat-alat trading berbasis AI ke depan.

Analisis Ahli

Dr. Ben Goertzel
AI tradisional kesulitan menghadapi perubahan pasar yang cepat, namun AGI mampu beradaptasi dan generalisasi lebih baik sehingga berpotensi merevolusi trading kripto di masa depan.