Apple dan NBCUniversal Luncurkan Paket Streaming Bundling, Hadapi Persaingan Ketat Disney dan Netflix
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
17 Okt 2025
124 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bundel Apple TV dan Peacock menawarkan akses ke konten dari kedua platform.
Apple TV+ menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam jumlah pelanggan dan penghargaan.
Persaingan di industri streaming semakin ketat dengan banyaknya pemain besar seperti Disney dan Netflix.
Apple dan NBCUniversal berkolaborasi untuk meluncurkan paket bundling layanan streaming Apple TV+ dan Peacock mulai 20 Oktober di Amerika Serikat. Dengan bundling ini, pelanggan bisa menonton berbagai acara dan olahraga populer dengan harga paket mulai dari Rp 25.03 juta ($14,99) per bulan, yang lebih rendah dari harga berlangganan per layanan secara terpisah.
Paket ini menampilkan konten unggulan seperti serial Ted Lasso, Severance, The Paper, The Traitors, serta siaran langsung NBA di Peacock mulai 21 Oktober. Apple TV+ juga memiliki catatan prestasi dengan memenangkan 22 Emmy di Primetime Emmy Awards ke-77, yang menunjukkan kualitas konten yang terus meningkat.
Pendapatan dari layanan Apple, termasuk Apple TV+, tumbuh sebesar 13,3% menjadi Rp 457.91 triliun ($27,42 miliar) di kuartal ketiga fiskal 2025, dengan pertumbuhan jumlah pelanggan berbayar yang signifikan. Apple baru-baru ini menaikkan harga langganan Apple TV+ menjadi Rp 21.69 juta ($12,99) per bulan, namun paket bundling dengan Peacock menawarkan nilai yang lebih baik untuk pelanggan.
Sementara itu, Apple menghadapi persaingan kuat dari Disney yang memiliki 183 juta pelanggan streaming gabungan dari Disney+ dan Hulu, serta meluncurkan layanan ESPN DTC secara mandiri. Netflix juga berambisi menggandakan pendapatan dan mencapai kapitalisasi pasar Rp 16.70 quadriliun ($1 triliun) pada 2030 dengan strategi konten yang beragam.
Meskipun Apple mengalami penurunan saham sebanyak 1,1% sejak awal tahun, kemitraan dengan NBCUniversal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Apple di sektor streaming yang sangat kompetitif. Zacks Investment Research memberi peringkat Hold pada saham Apple dengan proyeksi pertumbuhan laba sekitar 9% untuk tahun fiskal 2025.
Analisis Ahli
Gene Munster (Investor dan Analis Teknologi)
Kemitraan Apple dan NBCUniversal bisa memperkuat posisi Apple di pasar streaming, tetapi persaingan dari Disney dan Netflix tetap menjadi tantangan utama yang memerlukan inovasi berkelanjutan.