Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

3 Altcoin yang Mengalami Tekanan Jual Karena Kenaikan Pasokan di Bursa

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
17 Okt 2025
26 dibaca
2 menit
3 Altcoin yang Mengalami Tekanan Jual Karena Kenaikan Pasokan di Bursa

Rangkuman 15 Detik

Altcoin mengalami tekanan jual yang signifikan setelah lonjakan nilai bulan lalu.
Peningkatan supply di bursa dapat menjadi sinyal negatif bagi harga altcoin.
Sentimen pasar yang negatif dapat memicu rotasi modal dari altcoin ke aset lain.
Pasar altcoin sempat mengalami kenaikan nilai yang sangat besar pada bulan sebelumnya, hingga kapitalisasi pasar mencapai di atas 1,7 triliun dolar AS. Namun, dalam beberapa minggu pertama Oktober, sudah terjadi penurunan signifikan sebesar lebih dari 300 miliar dolar AS yang mengindikasikan tekanan jual mulai menyebar di pasar. Chainlink (LINK) sempat menunjukkan performa bagus dengan harga mencapai lebih dari 28 dolar AS di bulan Agustus, tetapi mulai Oktober pasokan tokennya di bursa meningkat tajam dari 171 juta ke 182 juta yang dapat memicu penurunan harga akibat tekanan jual dari investor. XRP sangat diminati oleh investor Korea Selatan, dengan volume perdagangan yang sangat tinggi di platform Upbit. Namun, kini cadangan XRP di Upbit naik ke level tertinggi tahun ini, tanda investor mulai menjual dan harga token ini berpotensi turun lebih jauh. Token Aster (ASTER) menunjukkan kenaikan mendadak dalam pasokan di bursa lebih dari 30% selama seminggu terakhir, diikuti oleh penurunan harga sekitar 50% hingga menjadi sekitar 1,1 dolar AS. Hal ini menandai sentimen negatif dan aktifnya proses penjualan oleh pemegang token. Volume perdagangan pada Aster DEX juga turun drastis, menunjukkan kurangnya minat dan kepercayaan investor. Dengan sentimen pasar yang sangat pesimis, sudah terlihat bahwa modal mulai berpindah dari altcoin menuju aset lain yang lebih stabil.

Analisis Ahli

Nhat Hoang
Kenaikan jumlah token altcoin di bursa bisa menjadi indikator tekanan jual yang signifikan, terutama dalam kondisi pasar yang takut saat ini.