AI summary
Kemampuan deteksi radar dari luar angkasa bisa membuat pesawat siluman tidak lagi tersembunyi. Sistem radar bistatik LT-1 memiliki potensi besar dalam pemantauan militer yang lebih efektif. Penelitian ini dapat mempengaruhi strategi militer dan pertahanan global secara signifikan. China kini mengklaim telah mengembangkan sistem radar satelit yang dapat melacak pesawat tempur siluman seperti F-22 dan B-21 dari luar angkasa. Hal ini dilakukan dengan menggunakan teknologi bistatic radar yang memakai dua satelit, satu untuk mengirim sinyal radar dan satelit lainnya untuk menerima pantulan sinyal dari target.Sistem ini mampu mengurangi gangguan dari latar belakang seperti laut dan darat yang sebelumnya menjadi hambatan utama dalam mendeteksi sinyal radar yang sangat lemah dari pesawat siluman. Radar satelit jenis ini beroperasi 24 jam nonstop dan dapat bekerja meskipun dalam kondisi cuaca buruk dan tanpa cahaya.Penelitian ini menggunakan simulasi dengan target berukuran radar cross-section (RCS) 10 meter persegi, ukuran tipikal pesawat siluman ketika dilihat dari atas, dan hasilnya menunjukkan bahwa sistem ini dapat mendeteksi objek yang bergerak lambat seperti 50 km/jam.Keunggulan lain dari sistem ini adalah satelit penerima tidak memancarkan sinyal sehingga lebih sulit untuk diganggu atau dijamming oleh musuh. Sistem dual satelit ini juga mendapat dukungan riset dari berbagai institusi top di China dan dirancang menggunakan model simulasi radar yang lebih akurat.Jika teknologi ini berhasil diimplementasikan, maka era pesawat siluman yang tak terdeteksi dari luar angkasa akan berakhir, serta membuka kemungkinan baru dalam pengawasan militer global yang lebih terus menerus dan efektif dari orbit.
Penemuan ini merepresentasikan kemajuan signifikan dalam penginderaan luar angkasa yang bisa mengubah peta kekuatan militer global. Meskipun simulasi menunjukkan potensi besar, keberhasilan implementasi nyata di lapangan akan sangat tergantung pada pengujian dan adaptasi teknologi di lingkungan operasional yang sesungguhnya.