AI summary
Selalu periksa identitas penelepon yang tidak dikenal. Gunakan Password Manager untuk mengelola password secara aman. Aktifkan one time password atau two-factor authentication di akun penting. Ancaman kebocoran data dan peretasan di internet semakin sering terjadi, membuat banyak orang khawatir akan keamanan informasi pribadi mereka. Kejahatan siber seperti penipuan dan peretasan dapat menyebabkan kerugian besar jika tidak diantisipasi dengan baik.Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber, menyarankan agar kita selalu memeriksa siapa yang menelepon terutama jika nomor tersebut tidak dikenal, dengan bantuan aplikasi seperti GetContact atau Truecaller untuk mengetahui reputasi nomor tersebut.Penggunaan Password Manager sangat direkomendasikan karena program ini menyimpan semua password dengan aman sehingga pengguna tidak perlu mengingat banyak password yang berbeda. Selain itu, password harus dibuat panjang dan unik untuk mempersulit peretasan.Selanjutnya, mengaktifkan fitur one time password (OTP) atau two-factor authentication di semua akun penting, khususnya akun email, sangat penting karena email menjadi pusat akses untuk banyak akun lain.Dengan menerapkan langkah keamanan sederhana tersebut secara konsisten, risiko menjadi korban kejahatan siber dapat diminimalisir, membantu menjaga keamanan aset digital kita dengan lebih aman dan nyaman.
Pentingnya edukasi keamanan siber yang mudah dipahami masyarakat luas sangat krusial mengingat tingkat kejahatan digital yang terus berkembang. Langkah-langkah sederhana yang mudah dilakukan seperti memeriksa nomor telepon dan menggunakan autentikasi ganda sebenarnya sudah cukup efektif untuk menekan risiko kebocoran data.